Tempat Wisata Masih Ramai Pengunjung, Kakorlantas Tetap Siaga
- 02 Jan 2026 17:59 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Korlantas Polri mencatat tempat-tempat wisata masih ramai dikunjungi masyarakat pada akhir masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kondisi ini membuat jajaran kepolisian diminta tetap siaga melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas.
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengatakan, hasil pemantauan di sejumlah kawasan wisata masih menunjukkan adanya pergerakan pengunjung. Meskipun angkanya tidak terlalu signifikan.
“Tempat-tempat wisata masih ada peningkatan kunjungan masyarakat," kata Irjen Agus saat apel Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di Command Center Km 29, Bekasi, Jumat (2/1/2026). Salah satu wilayah yang dipantau langsung adalah Malang Raya dan Kota Batu, Jawa Timur.
"Tadi saya ngecek di Malang Raya, Batu, sudah sangat kondusif. Jadi ada pergerakan pengunjung, tidak terlalu signifikan,” katanya.
Ia juga menyampaikan telah memantau sejumlah jalur menuju kawasan wisata, termasuk jalur Gadog dan Nagreg. Menurutnya, kondisi lalu lintas hingga saat ini masih terpantau terkendali.
“Saya cek di Gadog, saya cek di Nagreg, lalu lintasnya cukup terkendali. Dan hari ini mungkin setelah ini saya juga akan cek ke salah satu tempat wisata,” ujarnya.
Dengan masih berlangsungnya dinamika pergerakan masyarakat, Polri memutuskan memperpanjang Operasi Lilin melalui pelaksanaan KRYD. Langkah ini diambil karena masyarakat masih membutuhkan pengawalan aparat.
“Diperkirakan nanti selesai jam 00.00 WIB dilanjutkan kegiatan KRYD. KRYD ini penting untuk mengelola kamseltibcarlantas termasuk juga harkamtibmas,” ucapnya.
Ia pun meminta jajarannya tetap solid dalam dua hari ke depan untuk mengawal arus balik libur Nataru. Seluruh posko pengamanan diminta tetap beroperasi dan melakukan pengecekan, mulai dari jalan tol, jalan arteri, jalan nasional, hingga jalan alternatif.
“Semua lini tolong dicek, empat klaster itu harus dicek. Situasi lalin di tol, arteri, jalan nasional, bahkan jalan alternatif,” katanya.
Selain itu, Irjen Agus menekankan pentingnya pengawasan di pelabuhan penyeberangan yang masih ramai. Seperti Bakauheni, Merak, Gilimanuk, Ketapang, serta pelabuhan di luar Pulau Jawa.
“Posko cek semuanya, ingatkan bahwa ini operasi tidak boleh ada yang main-main. Harus ada di lapangan dan tahu betul situasinya,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....