Bupati Aru Tegaskan Sinergi Amankan Nataru 2025
- 18 Des 2025 13:53 WIB
- Tual
KBRN, Tual: Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, memberikan sambutan pada Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral Operasi Lilin Salawaku 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Ursia Urlima Polres Kepulauan Aru, Senin (15/12/2025).
Dalam sambutannya, Kaidel menegaskan bahwa koordinasi dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama keberhasilan pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Ia menekankan pentingnya pelaksanaan Operasi Lilin secara terintegrasi dan terarah.
Kaidel meminta seluruh instansi meningkatkan kesiapsiagaan serta memperkuat sinergi dengan mengedepankan satu komando. Langkah ini dinilai penting untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, lanjut Kaidel, mendorong semua pihak bekerja sama secara terpadu. Tujuannya agar masyarakat dapat merasakan keamanan dan kenyamanan selama perayaan Nataru.
Ia berharap kesiapan personel, sarana prasarana, serta koordinasi yang solid dapat mendukung kelancaran Operasi Lilin. Dengan demikian, perayaan Natal dan Tahun Baru di Kepulauan Aru dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
“Seluruh instansi diminta meningkatkan kesiap-siagaan memperkuat sinergi, serta mengedepankan satu komando, dalam mengantisipasi potensi gangguan kemanan serta ketertiban masyarakat. Melalui rapat hari ini, pemerintah kabupaten Kepulauan Aru memberikan doronggan kepada semua pihak, agar bekerja sama secara terpadu untuk memberikan rasa nyaman kepada Masyarakat”, kata Kaidel.
Usai Rakor, Kaidel kepada wartawan menyampaikan kesiapan pemerintah daerah menghadapi Nataru, meliputi aspek Kamtibmas, transportasi laut dan udara, serta ketersediaan pangan. Menurut Kaidel, rapat dilakukan untuk melihat kesiapan secara menyeluruh lintas instansi. Seluruh instansi vertikal, termasuk BUMN dan BUMD, dilibatkan agar perayaan Nataru berjalan tanpa kendala.
Ia juga memastikan ketersediaan bahan bakar dan bahan pangan hingga Tahun Baru tetap aman. Kehadiran instansi terkait menjadi jaminan agar masyarakat Kepulauan Aru tidak mengalami kekurangan.
Terkait antisipasi lonjakan penumpang, Kaidel mengatakan pemerintah daerah telah menyurati ASDP. Langkah tersebut dilakukan untuk mengatasi dampak angin musim barat dan keterbatasan transportasi masyarakat desa.
Pemerintah daerah juga mendorong penambahan pelayaran dan koordinasi dengan pihak swasta pemilik transportasi laut. Upaya ini dilakukan untuk melayani rute Aru Utara dan Aru Selatan secara optimal.
/36t9opoivuskqj8.jpeg)
“Menyangkut transportasi dan kesiapan bahan bakar maupun pangan sampai tahun baru nanti, Aru siap untuk melaksanakan Natal dan Tahun Baru, tanpa kendala apapun. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, kemarin kita dari pemerintah daerah sudah menyurati ASDP, dalam mengantisipasinya di saat angin musim barat, kita sudah menyurati untuk tambah pelayaran lagi, guna meminimalisir kendala tersebut”, kata Kaidel pula.
Selain itu, mulai 23 Desember, pemerintah daerah akan mengadakan program mudik gratis. Program ini ditujukan bagi masyarakat Kepulauan Aru yang melakukan perjalanan Nataru.
Kaidel turut mengimbau masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban. Ia berharap, masyarakat terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah demi kelancaran ibadah Natal dan Tahun Baru.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....