Puncak Kedatangan Wisatawan ke Bali Diperkirakan 29 Desember

  • 26 Des 2024 09:31 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali memperkirakan puncak kedatangan wisatawan ke Bali terjadi pada 29 Desember 2024. Kemudian, puncak arus balik terjadi pada 2 Januari 2025.

"Tanggal 27 Desember kalau enggak salah hari kerja ya Jumat ini. Jadi kita prediksi tanggal 29," kata Communication and Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Kamis (26/12/2024).

Gede menyampaikan dalam menghadapi puncak kedatangan dan arus balik. Bandara Ngurah Rai mengutamakan keselamatan, keamanan dan pelayanan dengan dengan mengerahkan sebanyak 1.300 petugas

"Kita sudah membangun posko dengan stakeholders. Seperti, TNI AU, Polri, dan juga melibatkan desa adat, pecalang untuk menjaga lalu lintas," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga memberikan hiburan bagi masyarakat yang datang di Bandara Ngurah Rai. Sejumlah acara acara sudah disiapkan.

"Ada Sinterklas yang membagikan hadiah. Ini perbedaan-perbedaan yang kami berikan kepada pengguna jasa," ucapnya.

Gede menyampaikan, Bandara Ngurah Rai mengalami kenaikan penumpang dalam libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pada periode 18 hingga 25 Desember 2024.

Tercatat jumlah penumpang 562 ribu lebih penumpang pada tahun 2024. Dibandingkan tahun 2023 lalu 522 ribu lebih penumpang.

"Kenaikan sejumlah 8 persen. Dibandingkan tahun 2023," katanya.

Menurutnya, animo masyarakat dalam libur Nataru ini sangat tinggi untuk tujuan ke Bali. Bali masih favorit tujuan berlibur bagi masyarakat.

"Sebagian besar kedatangan yang didominasi kedatangan dari Jakarta dan Surabaya," ujarnya. Selain itu, Gede menyebut sekira 40 persen wisatawan yang datang adalah wisatawan domestik.

Sedangkan sekira 60 persen berasal dari wisatawan asing. "Rute tertinggi domestik itu dari Jakarta dan Surabaya," kata Gede.

"Untuk rute internasional Singapura, Kuala Lumpur, dan Perth Australia,itu rute yang tinggi sekarang ini," ucapnya. Kemudian, lanjutnya, untuk extra flight terdapat sebanyak 150 pergerakan dalam periode Nataru tersebut.

Dengan rute Surabaya, Pontianak, Lombok, dan Banjarmasin. Sementara itu, Gede mengimbau, masyarakat yang berwisata ke Bali mengatur jadwal kedatangannya. menyesuaikan cuaca yang kini hujan.

"Kami mengimbau seperti itu. Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan bagi para penumpang maupun pengguna jasa yang ingin berlibur di Bali," katanya.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....