BPH Migas Buka Posko pada Momen Nataru 2024-2025

  • 19 Des 2024 19:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) resmi membuka posko nasional sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sambut Nataru 2024-2025. Atas hal tersebut Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan pasokan BBM, listrik, dan LPG hadapi Natal dan Tahun Baru 2024/2025.

Bahlil mengatakan, Satgas Nataru telah mengecek persiapan posko Nataru, khususnya di empat aspek. Pertama, ketersediaan BBM yang harus dipasok sampai ke daerah-daerah Tertinggal, Terdepan, Terluar (3T).

"Kedua, ketersediaan pasokan listrik agar Nataru tetap aman. Ketiga, persoalan LPG yang harus dipastikan agar Nataru tidak menjadi persoalan," ujar Bahlil di kantor BPH Migas, Jakarta Selatan, Kamis (19/12/2024).

Kemudian yang keempat, adalah persoalan antisipasi bencana. Khususnya tanah bergerak dan gunung berapi.

Bahlil menuturkan telah melakukan kunjungan ke daerah-daerah, terakhir adalah Ambon bersama Pertamina dan BPH Migas. Hal ini untuk memastikan masyarakat bisa merayakan Natal dan tahun baru tanpa keraguan.

"Kita pastikan bahwa saudara-saudara saya yang merayakan Natal dan seluruh rakyat Indonesia yang merayakan tahun baru. Mereka tidak perlu ada keraguan dari sisi BBM, dari sisi LPG, listrik," kata Bahlil.

Sementara Posko ini akan beroperasi mulai hari ini tanggal 19 Desember 2024 hingga 7 Januari 2025. Kepala BPH Migas Erika Retnowati, mengatakan pihaknya akan memonitor kebutuhan, ketersediaan, dan distribusi energi.

"Termasuk bahan bakar minyak (BBM), LPG, gas bumi, pasokan listrik. Serta antisipasi dan mitigasi bencana," kata Erika.

Nantinya BPH Migas akan bersinergi dengan berbagai instansi dan lembaga terkait. Seperti Direktorat Jenderal Migas, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Badan Geologi, serta badan usaha sektor BBM, gas, dan kelistrikan.

Selain itu, dukungan dari stakeholder lain, seperti Korlantas (korps lalu lintas), Kementerian Perhubungan. Lalu Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika BMKG, serta PT Jasa Marga, juga akan diperkuat.

"Dalam pelaksanaan kegiatan posko nasional sektor ESDM ini, kita bersinergi agar pelaksanaan posko dapat berjalan dengan lancar. Dan sinergitas ini tentu bukan hanya internal anggota posko, tetapi juga termasuk sinergitas dengan stakeholder lainnya,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....