Mengenal Zwarte Piet, Pit Hitam Sahabat Sinterklas

  • 09 Des 2024 14:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Baru-baru ini viral di media sosial tentang adanya Sinter Claus Hitam sedang 'menculik' anak-anak di Jayapura. Video yang diunggah oleh akun TikTok @novvitaptri, Minggu (8/12/2024) ini telah ditonton sebanyak 2,8 juta kali oleh pengguna TikTok.

Tidak bisa dipungkiri bahwa momentum menjelang perayaan natal sering diwarnai dengan 'road show' Santa Claus ke rumah-rumah dengan membawa hadiah kepada anak. Biasanya rombongan santa selalu Zwaterpiet atau pit hitam.

Namun sayangnya, kedatangan Santa dkk ini selain memberi suka cita juga terkadang meninggalkan ketakutan khususnya bagi anak-anak. Pasalnya dalam aksinya, tak jarang pit hitam justru menakut-nakuti anak-anak hingga menangis.

Namun demikian, apa sebenarnya Zwaterpiet atau pit hitam? Berikut adalah ulasannya.

Mengutip dari sebuah buku berjudul 'Sint Nikolaas en zijn Kecht' pada 1850. Pit Hitam digambarkan sebagai sosok yang berasal dari Spanyol.

Pit Hitam datang menggunakan perahu pada 5 Desember atau Hari. St. Nicholas. Pit Hitam selalu identik dengan wajahnya yang hitam, bibir merah besar, wig hitam keriting, dan anting emas besar.

Kendati demikian, keberadaan Pit Hitam ini tidak jahat kepada anak-anak. Melainkan ia membantu Santa Klaus membagikan hadiah Natal, permen, dan kue jahe untuk anak-anak.

Namun, ada kalanya Pit Hitam ditugaskan untuk menegur anak-anak yang nakal. Sosok tersebut akan menangkap anak-anak dan memasukannya ke dalam karung.

Di sisi lain, ada juga versi yang menyebut bahwa Pit Hitam akan membuang anak-anak nakal ke Spanyol. Lalu, menjadikan mereka sebagai pemetik jeruk, hal inilah yang membuat anak-anak takut dengan karakter Zwarte Piet.

Karakter Pit Hitam tentunya tidak terlepas dari seluk beluk kontroversialnya. Menurut sebagian masyarakat Eropa, karakter tersebut dianggap mengandung aspek rasisme yang cukup mencolok.

Bahkan, tokoh Pit Hitam acapkali dikaitkan dengan perbudakan kulit hitam di Belanda. Sehingga tokoh Pit Hitam disebut sebagai warisan kolonial yang melegitimasi perbudakan.

Tidak hanya itu, pembuangan anak-anak ke Spanyol juga menjadi penghinaan untuk warga Spanyol. Oleh karena itu, mereka tidak setuju jika negaranya dijadikan tempat pembuangan anak.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....