Tim SAR Lampung: Banjir Melanda Enam Kabupaten Kota, Saat ini Telah Surut
- 19 Jan 2025 03:51 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakara: Banjir yang melanda 6 kabupaten/kota di Provinsi Lampung pada Jumat (17/1/25) setelah diguyur hujan lebat, saat ini dikabarkan telah surut. 6 kabupaten/kota itu adalah Lampung Tengah, Lampung Timur, Pesawaran, Lampung Selatan, dan Pesisir Barat dan Kota Bandar Lampung.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung Deden Ridwansah kepada Pro 3 RRI mengatakan, banjir di Bandarlampung tidak menggenang berhari-hari karena merupakan banjir kiriman dari hulu.
"Hujan di hulu membuat sungai meluap dan melimpas ke pemukiman warga dan jalan, seperti jalan trans-sumatera dan beberapa jalan di Lampung," ucapnya.
Saat banjir, Deden mengatakan, menerima informasi dari warga yang meminta evakuasi karena ketinggian air saat itu sudah mengkhawatirkan.
"Ada lima tim langsung kami kerahkan ke Kota Bandarlampung di Kecamatan Teluk Betung dan Kecamatan Panjang untuk evakuasi warga," katanya, Sabtu (18/1/25) malam.
Deden mengatakan, selain Tim SAR, ada juga sebagian warga yang evakuasi mandiri. "Pada pukul 02.00 WIB dini hari, air sudah mulai surut dan sebagian warga sudah kembali ke rumah masing-masing," ungkapnya.
Namun di pagi hari, itambahkan Deden, hujan deras kembali terjadi disertai angin kencang. "Kami mengerahkan tim di beberapa titik yang rawan banjir," jelasnya.
Malam ini, kata Deden, tim masih melakukan pemantauan dan bersiaga jika sewaktu-waktu banjir kembali terjadi dan membutuhkan evakuasi.
Deden mengungkapkan, satu korban yang sebelumnya dinyatakan hilang terbawa arus telah diketemukan dalam kondisi meninggal dunia.
"Salah seorang warga sedang membetulkan genteng kemudian terpeleset dan terbawa arus. Pagi tadi telah diketemukan dalam keadaan meninggal dunia," jelasnya.
Korban atas nama Bakthira usia 60 tahun merupakan warga Jl KH. A. Dahlan, Gg. Maulana Yusuf, Kota Bandarlampung.
"Kami mengimbau kepada seluruh warga di sekitar daerah terdampak untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya akibat banjir dan arus yang deras. Diharapkan agar masyarakat mengikuti petunjuk dari otoritas setempat demi keselamatan bersama," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....