Sila ke-5 Pancasila, Sekretaris Utama BPIP : Adil yang Proporsional

KBRN, Jakarta : Negara Indonesia memiliki ideologi Pancasila. Tetapi, belakangan tahun ini Indonesia juga diramaikan dengan berbagai isu konflik terkait dugaan pertentangan Pancasila hingga radikalisme sampai ke organ aparatur sipil negara (ASN).

Sekretaris Utama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Karjono angkat bicara mengenai komitmen BPIP terkait sila ke-5 Pancasila, yaitu “Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.”  

“Ya, jadi begini. Implemetasi sila itu sebetulnya, satu kesatuan yang utuh. Kemudian, kalau terkait sila kelima, (yaitu, red) Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, itu sebetulnya adil itu akan seperti apa,” kata Karjono saat ditemui RRI.co.id di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (19/12/2019).

“Kemudian juga, dirasakan masyarakatnya sudah (adil, red) benar benar atau belum? Kemudian juga, apakah sama rasa, sama rata? Tidak juga. Karena, adil itu sebetulnya yang proporsional. Dalam artian yang proporsional itu, antara pejabat tinggi dan pejabat rendah, juga berbeda fasilitasnya,” sambung dia.

Karjono juga melanjutkan contoh lain, masih terkait keadilan sosial dalam sila ke-5 Pancasila. Orang yang dituakan dengan orang muda, kata dia, juga berbeda cara duduknya. Dia mengatakan, berbagai perbedaan itu bukan dihadap-hadapkan.

“Tapi (perbedaan, red) merupakan satu kesatuan yang indah. Jadi, misalnya oh sama sama beda warna kulit. Disamakan, ya. Oh, sama sama beda suku. Nah, berbagai perbedaan kebhinekaan itulah yang merupakan kekuatan NKRI sebetulnya,” ucap Karjono.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00