Dinkes: Rokok Konvensional dan Vape Bahaya untuk Kesehatan
- 10 Jun 2025 14:52 WIB
- Tanjungpinang
KBRN, Tanjungpinang: Penggunaan rokok elektrik (vape) maupun rokok konvensional kini hampir menjadi bagian dari budaya masyarakat di Indonesia. Kedua rokok tersebut sama berbahayanya dan memiliki dampak bagi kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Rustam mengatakan, kedua jenis rokok tersebut memiliki dampak kesehatan yang sama berbahayanya. Baik rokok biasa maupun vape mengandung zat berbahaya seperti nikotin, formaldehida, dan partikel halus (mikro) yang dapat memicu berbagai penyakit serius.
"Zat-zat ini dapat menyebabkan kanker, iritasi saluran pernapasan, dan memicu penyakit jantung," ucap Rustam, Selasa (10/6/2025).
Namun, yang menjadi tantangan saat ini terkait sulitnya bagi perokok untuk berhenti merokok. Hal tersebut disebabkan olah efek kecanduan nikotin yang sangat kuat.
Sebagai upaya membantu masyarakat yang ingin berhenti merokok, Dinas Kesehatan Tanjungpinang telah menyediakan layanan rehabilitasi berhenti merokok di dua lokasi, yakni Puskesmas Batu 10 dan Puskesmas Tanjungpinang.
Layanan rehabilitasi yang diberikan seperti konseling individu atau kelompok, terapi farmakologis seperi Nicotine Replacement Therapy (NRT), Bupropion dan Verenicline.
Selain itu juga ada layanan pemeriksaan kesehatan pendukung seperti paru-paru dan jantung. Sulit melepas kencanduan rokok, maka pihaknya mengimbau masyarakat, terutama generasi muda, untuk tidak mengikuti tren merokok, baik konvensional maupun elektrik.
"Jika sudah kecanduan, sangat sulit untuk berhenti, dan dampaknya bisa sangat merugikan bagi kesehatan jangka panjang," katanya, mengakhiri.
Penulis: Pandu Fikri Tegar Agnianto
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....