Petani di Singkil Raup Omset Belasan Juta dari Budidaya Jambu Madu

  • 16 Jan 2025 20:33 WIB
  •  Aceh Singkil

KBRN, Aceh Singkil : Siapa bilang petani itu hanya untuk orang tua? Warsono, petani milenial asal Aceh Singkil, membuktikan bahwa bertani bisa menjadi bisnis yang menguntungkan bagi generasi milenial. Dengan menekuni budidaya jambu madu, ia berhasil meraup omset belasan juta rupiah sekali panen permusim.

"Jambu madu bisa laku Rp.25.000 hingga Rp.30.000 per kilo, dan permintaannya sangat tinggi di Aceh Singkil. Sekali panen setiap permusim yaitu 3 bulan sekali bisa menghasilkan 1 ton jambu," ungkap Warsono, Rabu (15/01/2025).

Meskipun menjanjikan, budidaya jambu madu juga memiliki tantangan tersendiri. Budidaya jambu madu semakin menjadi primadona di kalangan petani, terutama generasi milenial. Buah yang kaya akan vitamin C ini tidak hanya lezat, tetapi juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Selain rasanya yang manis dan segar, permintaan pasar terhadap buah ini pun terus meningkat.

"Sekali panen bersih saya mendapat Rp.15.000.000, untuk jenis jambu madu kami pilih jambu madu citra. Selain memiliki warna yang bagus, jambu madu jenis ini juga jarang rontok dari pohon”, ungkap warsono.

Ia juga menambahkan, motivasi memilih menjadi petani jambu madu ialah ingin berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat akan buah-buahan segar. Kemudian untuk pemasaran jambu madu dilakukan melalui media sosial, jalur pribadi secara online, dan pemasarannya bukan hanya di kabupaten Aceh Singkil saja melainkan hingga ke Aceh Selatan, dan Banda Aceh.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....