Kebiasaan Penyebab Sering Pilek dan Flu

  • 09 Okt 2024 13:22 WIB
  •  Ampana

KBRN, Ampana :

Pilek dan flu tampak seperti penyakit sepele sehingga sering dihiraukan. Mungkin Anda juga cenderung menunda-nunda minum obat karena berpikir gejalanya belum terlalu parah. Meski demikian, semakin dibiarkan, gejala flu dan pilek bisa semakin parah. Menghiraukan penyakit sama saja membiarkan virus dan kuman semakin menyebar dalam tubuh. Akibatnya, kekebalan tubuh Anda menjadi semakin menurun dan kemungkinan tertular flu dan pilek pun akan semakin mudah. Berikut beberapa kebiasaan yang bisa membuat flu dan pilek:

1. Membiarkan sakit belarut-larut

Pilek dan flu tampak seperti penyakit sepele sehingga sering dihiraukan. Mungkin Anda juga cenderung menunda-nunda minum obat karena berpikir gejalanya belum terlalu parah. Meski demikian, semakin dibiarkan, gejala flu dan pilek bisa semakin parah. Menghiraukan penyakit sama saja membiarkan virus dan kuman semakin menyebar dalam tubuh. Akibatnya, kekebalan tubuh Anda menjadi semakin menurun dan kemungkinan tertular flu dan pilek pun akan semakin mudah.

2. Minum antibiotik

Baik pilek maupun flu merupakan jenis gangguan pernapasan yang disebabkan oleh infeksi virus. Maka dari itu, jika Anda selama ini minum antibiotik tanpa resep dokter saat flu atau pilek, sesungguhnya ini adalah hal yang salah. Pasalnya, antibiotik adalah obat untuk mengobati infeksi bakteri, bukan virus. Jadi, tak aneh jika Anda gampang terkena penyakit ini karena penanganan flu dan pilek Anda masih salah.

3. Minum vitamin C dosis tinggi

Memenuhi kebutuhan harian vitamin C dapat membantu menguatkan daya tahan tubuh dan melawan infeksi ringan, seperti pilek dan flu. Namun, penelitian baru-baru ini mencatat bahwa konsumsi vitamin C dosis tinggi tidak terbukti bisa cepat menyembuhkan gejala maupun mencegah kedua kondisi tersebut. Konsumsi vitamin C dosis tinggi justru berpotensi menyebabkan diare. Dalam beberapa kasus bahkan dapat meningkatkan risiko keracunan zat besi.

4. Mengonsumsi banyak obat sekaligus tanpa resep dokter

Minum banyak obat sekaligus tanpa anjuran dokter bukannya mempercepat penyembuhan pilek dan flu, tapi justru bisa membuatnya semakin parah. Sebab, akan ada risiko interaksi antarobat yang mungkin justru membatalkan efek masing-masing obat tersebut. Jika Anda sedang minum obat dekongestan yang mengandung pseudoephedrine, phenylephrine, atau oxymetazoline, hati-hati dengan efek samping tertentu yang bisa memperparah perkembangan penyakit.

5. Terlalu sering menggunakan semprotan hidung

Semprotan hidung yang mengandung saline dapat membantu meringankan gejala flu dan pilek yang dirasakan. Akan tetapi jika terlalu berlebihan, pengobatan ini justru memberikan efek sebaliknya. Jika Anda menggunakan semprotan dekongestan lebih dari tiga hari berturut-turut, membran hidung Anda malah akan semakin bengkak. Akibatnya, hidung bisa menjadi terasa semakin tersumbat dari sebelumnya. Pilek dan flu juga bisa terjadi lebih lama atau lebih sering kambuh.

6. Kurang minum

Setiap kali Anda sakit, maka kebutuhan cairan Anda meningkat, termasuk saat pilek dan flu. Pasalnya, cairan berguna untuk membantu mencairkan lendir yang tersumbat di hidung, sehingga virus penyebab infeksi yang terperangkap dapat keluar melalui ingus. Sebaliknya, semakin Anda kurang minum, gejala infeksi akan semakin meradang dan lebih sering kambuh. Selain air putih, Anda bisa memenuhi kebutuhan cairan dengan minum jus yang diencerkan, teh panas, atau sup kaldu yang dapat membantu melegakan gejala.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....