Pasca Banjir Ternate, Kementerian PUPR Bangun 20 Sabodam

  • 03 Sep 2024 20:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Ternate: Pasca musibah banjir bandang di Ternate, Kementerian PUPR akan membangun 20 Sabodam. Demikian disampaikan Menteri PUPR Basuki Hadimuljomo saat meninjau penanganan pasca bencana banjir di Rua, kota Ternate, Malut, Selasa (3/9/2024).

"Penanganan banjir di Rua, PUPR akan memperbaiki jalur sungai dan membuat 20 sabodam sepanjang sungai bagian selatan," Kata Menteri Basuki saat bersama anggota Komisi V DPR RI Irine Yusiana Roba Putri.

Menurut Basuki, Pulau Ternate memiliki 15 kali mati atau barangka. “Kita akan desain sabodam sampai akhir tahun, masing-masing sungai minimal ada 2 sabo, di bagian utara sudah ada 22 sabo,” kata Basuki.

"Sabodam berfungsi untuk menahan aliran air dan material sedimen yang berpotensi menghantam permukiman. Dengan adanya sabodam, peringatan dini banjir dapat diberikan," ucap Basuki.

Banjir yang terjadi pada Minggu (25/8/2024) menyebabkan akses jalan nasional di Kelurahan Rua terputus akibat timbunan material. Banjir menyebabkan 19 orang wafat, 23 unit rumah rusak berat, 2 unit rumah hilang dan 1 unit masjid rusak.

Selain itu, 1 unit sekolah dasar rusak berat, 1 unit pos curah hujan BWS Maluku Utara rusak berat. Serta 1 unit jaringan pipa air baku terputus.

Upaya tanggap darurat yang dilakukan Kementerian PUPR memobilisasi 3 unit excavator, 2 unit dump truck. Serta menyiagakan 70 personel BWS Maluku Utara, dan BPPW Malut memobilisasi 1 unit dump truck.

Disamping upaya tanggap darurat, Kementerian PUPR bersama Pemerintah Kota Ternate juga akan merelokasi warga terdampak banjir bandang. Kementerian PUPR akan membangun 50 unit rumah baru tipe 36 serta sekolah dan mushala.

Anggota Komisi V DPR RI Irine Yusiana Roba Putri mengapresiasi penanganan tanggap darurat yang dilakukan Kementerian PUPR. “Terima kasih atas kunjungan Menteri PUPR ke daerah bencana, saya percaya hal ini akan mempercepat penanganan para korban," ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....