Otorita Bandara Jamin Kedatangan Paus Fransiskus Bebas 'Delay'

  • 03 Sep 2024 02:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Tangerang: Otoritas Bandara (Otban) Wilayah I Soekarno-Hatta menjamin tidak akan terjadi penundaan atau delay pada penerbangan komersial saat Paus Fransiskus tiba. Hal ini lantaran Paus Fransiskus hanya menggunakan jet dan satu kali penerbangan.

"Kami telah menyiapakan segala sesuatunya sehingga penerbangan terhadap masyarakat teratur. Sehingga sesuai dengan rencana penerbangan yang dijadwalkan," kata Kepala Otban Wilayah I Soekarno-Hatta, Afen Sena, Senin (2/9/2024).

Afen menyebut pihaknya mempunyai instrumen-instrumen yang mampu mengelola isu tersebut. Jadi, ada sumberdaya yang bisa digunakan, bukan hanya peralatan, tetapi juga peraturan serta sumberdaya orkestrasi dari semua subjek, stekholder yang bisa bekerja sama.

"Kami ini tugasnya sebagai Orkeatrasi, jadi dari semua subjek, stekholder yang bisa bekerja sama.
Sehingga penerbangan akan sesuai yang diharapkan," ujarnya.

Afen menegaskan bahwa tidak akan terjadi delay, karena Paus Fransiskus menggunakan jet dan hanya satu kali penerbangan. Begitu pula dengan kegiatan kenegaraan internasional lainnya, seperti Forum Tingkat Tinggi Kemitraan Multipihak (HLF MSP) yang diadakan Kemenko Marves.

"Enggak, secara kuantitas gak terlalu banyak, Paus Fransiskus hanya satu penerbangan untuk yang internasional sampai hari ini satu penerbangan gunakan jet. Lainnya komersial ngak ada layanan khusus untuk penerbangan," kata Afen.

Diketahui, Polresta Bandara Soekarno-Hatta telah memulai melakukan pengamanan penyambutan kedatangan Paus Fransiskus ke Tanah Air yang diagendakan pada Selasa (3/9/2024). Kedatangan ini bersamaan dengan Forum Tingkat Tinggi Kemitraan Multipihak (HLF MSP) yang diadakan Kemenko Marves.

Kaporesta Bandara Soekarno-Hatta, Kombespol Roberto G Pasaribu mengatakan, untuk pengamanan ini dibagi tiga ring. Yang pertama di isi oleh Paspampres, kemudian ring ke dua dilakukan oleh TNI dan ketiga adalah kepolisian.

"Untuk kepolisian menyiagakan 150 anggota tetap dan BKO dari Polda Metro Jaya yakni Satbrimob, baik pasukan Plopor maupun Gegana serta Samapta sejumlah 149. Jadi, total personel Polri 270 orang," ujarnya, Senin (2/9/2024).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....