Desain Ikonik Istana Garuda IKN Satukan Suku Indonesia
- 10 Agt 2024 18:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, IKN: Desain ikonik Istana Garuda Ibu Kota Nusantara (IKN) dirancang sesuai namanya yakni burung Garuda. Selain menjadi lambang negara, representasi Garuda sebagai bentuk bangunan agar tidak ada kecemburuan dari berbagai daerah, sehingga menyatukan Indonesia.
Sebagai perancang Istana Garuda Ibu Kota Nusantara (IKN), Nyoman Nuarta menyadari Indonesia memiliki lebih dari 1.300 suku. Dengan budayanya masing-masing yang khas termasuk pada sisi bangunan adat.
"Saya pilih Garuda sebagai ide dasar karena semua sudah kenal. Juga tidak mungkin semua identitas suku terserap dalam satu bangunan," kata Nyoman Nuarta dikutip dari ANTARA, Sabtu (10/8/2024).
"(Indonesia) ada rumah adatnya, ada kerajinannya, ada tekstilnya. Supaya tidak terjadi kecemburuan, saya menghindari identitas salah satu suku (untuk) saya gunakan dalam membangun Istana."
"Rasanya tidak adil. Dengan demikian saya pilih Garuda sebagai ide dasar."
Menurut Nyoman, Garuda sangat dikenal semua suku di Indonesia sebagai lambang Negara, sehingga konsep itu digunakan dalam mendesain Istana Garuda di IKN. Lambang Garuda Pancasila juga diciptakan oleh Sultan Hamid II yang berasal dari Kalimantan, bukan seperti yang dituduhkan bahwa Garuda dari budaya Hindu.
"Nah setelah saya pakai itu, tidak ada satu pun dari suku-suku yang begitu banyaknya yang protes. Yang protes kaum arsitek, yang kalah berkompetisi.
"Ini kan basil kompetisi. Jadi konsep saya begitu, karena saya tidak ingin terjadi perpecahan akibat desain yang nggak benar."
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....