Program Kampung Zakat NTT untuk Pengentasan Kemiskinan

  • 09 Agt 2024 06:14 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Program Kampung Zakat NTT bertujuan untuk Pengentasan Kemiskinan di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3 T). Program ini merupakan program sinergi antara Ditjen Bimas Islam, Kemenag, dengan Baznas, serta lembaga pengelola zakat lainnya.

"Wilayah tersebut merupakan perkampungan nelayan di pulau Flores yang terdampak bencana tsunami 1992," kata Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Kemenag, Waryono Abdul Ghafur, saat meresmikan Kampung Zakat NTT, Rabu (7/8/2024).

Waryono menegaskan program Kampung Zakat bersifat inklusif, berada di daerah berkomunitas Islam dan Katolik. "Meski namanya Kampung Zakat, ini adalah kampung inklusif, kampung Moderasi Beragama," kata Waryono lagi.

Waryono mengatakan bahwa masyarakat yang berada di wilayah Kampung Zakat perlu menghargai keberagaman. "Kita warga Indonesia, sejak awal dilahirkan berbeda-beda atas kehendak Yang Maha Kuasa, siapapun yang menghendaki semua sama," ucapnya.

Ia menjelaskan, dana zakat yang digelontorkan Baznas atau Lembaga Amil Zakat (LAZ) diperuntukkan golongan yang berhak menerima zakat. Sementara dana bantuan pemerintah dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) bersifat stimulan, digunakan untuk mendukung program Kampung Zakat.

Waryono mendorong pengurus Kampung Zakat untuk membangun komunikasi dengan stakeholder lainnya, seperti pemerintah daerah. Ia mengaku senang dan bangga melihat masyarakat di Nangadhero yang rukun, serta memiliki keinginan untuk maju dan sejahtera.

"Selamat kepada pengurus Kampung Zakat, semoga lebih solid untuk memastikan Kampung Zakat ini berjalan. Kami punya road map Kampung Zakat ini pendampingan selama tiga tahun, dalam rentang waktu tersebut, kami hadir bersama," ucapnya.

Sementara itu, Sekda Nagekeo, Lukas Mere, menyambut baik program Kampung Zakat. "Selain Kampung Zakat, kami juga mendukung apapun program dari Kemenag, termasuk pendirian sekolah Katolik di sini," katanya.

Lukas menambahkan, adanya pelibatan Baznas dalam program ini memberi kesan tersendiri dalam memuliakan nilai-nilai kemanusiaan. "Baznas adalah badan penyelamat dari dunia hingga akhir, penyelamat kemanusiaan," ucapnya




google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....