Kenalkan Budaya Bali Lewat Souvenir untuk Delegasi G20
- 15 Nov 2022 17:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Bali tidak hanya memiliki keindahan alam yang mempesona, tetapi juga keindahan budaya yang berusia ribuan tahun. Dan budaya itu masih tetap hidup di tengah masyarakat.
Pengalaman berbeda ini yang coba ditawarkan Samsara Living Museum selaku penyedia souvenir KTT G20 kepada para delegasi yang hadir. "Karena Bali ini kekuatannya justru berada valuenya, jadi pada nilainya, pada kulturalnya," ujar Founder Samsara Living Museum, Agung saat ditemui RRI di Pandawa Hill Resort, Bali, Selasa (15/11/2022).
"Pada living culturenya, bagaimana budaya kita masih living, masih terjadi. Jadi bukan hanya artefak yang sifatnya benda-benda matilah ya atau peninggalan sejarah," kata Agung lagi.
Total ada sebanyak 7 produk Amenities Hotel atau perlengkapan hotel yang disiapkan Samsara sebagai souvenir KTT G20. Antara lain seperti sampo, sabun, aroma terapi berupa dupa, hingga filo spray.
Melalui produk itu, Samsara, kata Agung, ingin memberikan pengalaman langsung sejak dari kamar, mengingat tingginya aktivitas saat pelaksanaan KTT G20. Termasuk memberikan pengalaman pada para delegasi untuk mengenal Bali melalui produk-produk tersebut.
"Ini yang kami turunkan menjadi inspirasi produk yang menjadi formulasi pengembangan secara produknya, begitu juga secara narasinya. Nah sehingga ketika mereka rasakan, di treat oleh produk-produk ini mereka juga bisa feeling."
"Jadi tidak hanya produk lalu dilulur, dioles, even diminum sebagai jamu as a produk, tapi dia memahami," ujarnya menambahkan.
Agung menekankan, seluruh produk Samsara, termasuk yang disediakan untuk KTT G20 tidak ujug-ujug muncul, tapi berasal dari literasi yang otentik. Bahkan beberapa diantaranya sengaja dirancang personal berhubungan langsung dengan kelahiran pemakainya.
Ia berharap produk-produk yang ditawarkannya ini benar-benar memberikan kesan, tidak hanya saat di Bali saja. Tapi juga setelah pulang, atau bahkan kembali ke Bali.
"Jadi produk ini menjadi representasi Bali atau indonesia ke dunia luar, mendapatkan kesan, sensasi dan seterusnya yang harapan kita bahkan bisa dibawa sampai ketika mereka balik lagi ke negara masing-masing," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....