Makna Mahkota Kasuari Dikenakan Presiden dan Ibu Negara

  • 23 Jul 2024 10:16 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana mengenakan mahkota Papua di momen Peringatan Hari Anak Nasional 2024. Mahkota atau topi tersebut sering digunakan pada saat ada acara kegiatan tertentu.

Mahkota berbahan baku bulu ayam atau bulu burung kasuari itu dilengkapi dengan manik-manik. Manik-manik dari kerang itu menjadi hiasan pelengkap di mahkota.

Mahkota bulu kasuari biasa dikenakan oleh suku Asmat. Penduduk asli Papua ini menjadikan mahkota kasuari sebagai lambang kehormatan.

Baca Juga: Presiden Senang Anak Papua Nikmati Momen HAN 2024

Dikenakan di atas kepala, menjadi tanda sebagai tempat tertinggi dari anggota tubuh manusia. Artinya meletakkan kehormatan tertinggi kepada alam yang memberikan kehidupan.

Merangkum dari berbagai sumber, harga mahkota tersebut tidak dijual dengan sembarang harga. Untuk bisa mendapatkan mahkota tersebut, pembeli harus membayar setidaknya Rp400.000,- untuk pembelian satu buah mahkota.

Biasanya, mahkota itu dipakai bersama dengan aksesoris lainnya, seperti noken dan juga sali (rok). Ini merupakan salah satu bagian dari aksesoris pakaian adat Papua.

Selain itu ada pula Mahkota Cendrawasih atau keondoafian. Namun, untuk mahkota keondoafian tidak boleh dikenakan di sembarang acara, karena itu merupakan mahkota kebesaran raja.

Pemakaian aksesoris di kepala oleh Presiden dan Ibu Negara merupakan bentuk pelestarian budaya dan adat di Papua. Dan dalam melestarikan budaya dan adat dari berbagai suku di Indonesia, juga tentu harus memperhatikan aturan adat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....