Tiga Sentra Cabai Jatim Dilanda Kekeringan
- 22 Jul 2024 16:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Kementerian Pertanian (Kementan) melaporkan sebanyak tiga sentra cabai di Jawa Timur dilanda kekeringan. Imbasnya pertanaman rusak, bahkan ada yang kerusakannya di atas 90 persen.
"Ini lah kondisi-kondisi yang terjadi di wilayah sentra. Kalau sentra seperti ini kita melihat provitas semakin menurun," ucap Direktur Perbenihan Hortikultura Kementan, Inti Pertiwi Nashawari dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Jakarta, Senin (22/7/2024).
Inti menyebutkan, sentra di Kabupaten Lamongan kondisi pertanamannya 90 persen kering dan rusak dampak periode Mei-Juni tak ada hujan. Sehingga hanya tersisa 10 persen pertanaman dengan provitas 3,5 ton per hektar.
Kemudian sentra di Kabupaten Tuban, tepatnya di Kecamatan Regel dan Grabagan pertanamannya 95 persen kering dan rusak. Saat ini masih berproduksi dengan provitas semakin menurun di angka 4-3,5 ton per hektar.
Terakhir di Kabupaten Kediri pertanamannya 90 persen kering, terkena layu fusarium. Bahkan, kata dia, banyak yang sudah dibongkar karena kekeringan di masa akhir panen.
Lebih lanjut Inti menegaskan kondisi inilah salah satu yang menyebabkan harga cabai rawit terus merangkak naik. Terutama di kawasan Jawa Timur tempat sentra-sentra terdampak kekeringan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....