Spesifikasi KRI dr Wahidin Sudirohusodo-991 Produk Dalam Negeri

  • 03 Nov 2022 13:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Jajaran alutsista TNI AL resmi mendapat tambahan satu kapal perang baru. Atlusista tersebut diberi nama Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dr Wahidin Sudirohusodo (KRI WSH-991).

Sejatinya, kapal perang ini sudah masuk dalam jajaran TNI AL pada Januari lalu. Namun, pengukuhan kapal tersebut baru dilakukan hari ini.

Pengukuhan tersebut dilakukan oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto di Dermaga TNI AL, Pondok Dayung, Jakarta Utara, Kamis (3/11/2022). "Dengan ini nama dr Wahidin Sudirohusodo saya kukuhkan jadi nama KRI dr Wahidin Sudirohusodo dengan nomor lambung 991," kata Prabowo.

Saat pengukuhan, Prabowo didampingi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono dan ahli waris Wahidin Sudirohusodo. Kasal Yudo mengatakan, KRI dr Wahidin Sudirohusodo merupakan produk industri dalam negeri.

TNI AL, kata dia, memanfaatkan industri dalam negeri, khususnya PT PAL Indonesia dalam pemenuhan kebutuhan Alutsistanya. Hal ini disebut Kasal, sebagai upaya TNI AL mensukseskan program pemerintah

"Ini merupakan bentuk komitmen dan kesungguhan TNI AL dalam mensukseskan program pemerintah. Khususnya dalam membangun kemandirian industri pertahanan dan peningkatan penggunaan produk dalam negeri," kata Yudo

Kadispen TNI AL Laksma TNI Julius Widjojono menjelaskan, KRI WSH-991 adalah kapal bantu rumah sakit. Menurutnya, kapal perang ini memiliki banyak fungsi.

"Fungsinya mendukung layanan kesehatan dalam setiap operasi TNI AL. Baik Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP)," kata Julius.

Kapal ini dilengkapi dengan 2 ruang UGD, 8 klinik, 5 ruang operasi, ruang perawatan ruang perawatan dan apotik. Selain itu juga ada laboratorium, CT Scan, X-Ray, ruang poli dan ruang jenazah

"Kapal ini diawaki 163 personil, 111 diantaranya tenaga medis serta 3 dokter THT, dokter gigi dan dokter umum. Juga mampu menampung 130 pasien," ucap Julius.

Kapal ini memiiki panjang 124 meter, lebar 21,8 meter serta tinggi 42,068 meter, dengan kecepatan jelajah maksimal 18 knot. Kapal ini juga mampu berlayar selama 30 hari atau 10.000 mil laut tanpa berhenti.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....