Profil Grace Natalie, Stafsus Baru Presiden Jokowi

  • 16 Mei 2024 16:39 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Presiden Joko Widodo menunjuk Grace Natalie menjadi salah satu staf khusus Presiden RI. Grace mendapat tugas untuk melaksanakan arahan dari Presiden Jokowi.

Grace Natalie Louisa atau yang biasa dipanggil Grace Natalie lahir di Jakarta, 4 Juli 1982. Grace menempuh pendidikan menengah atas di SMAK 3 BPK Penabur.

Grace kemudian memutuskan melanjutkan pendidikan berkuliah di Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie. Ia memilih jurusan Akutansi.

Mengenyam pendidikan dan aktif di kampus turut membawa Grace mengenal dunia jurnalis. Grace kemudian meraih kemenangan untuk wilayah Jakarta dalam ajang SCTV Goes to Campus.

Grace juga meraih prestasi di tingkat nasional. Ia sukses menduduki posisi kelima dalam ajang ini.

Selepas lulus, SCTV langsung menggaet Grace. Selama bekerja di media, ia kerap berpindah dari satu media ke media lain.

Dari SCTV, Grace kemudian hijrah ke ANTV, dan terakhir ia ditugaskan di TVOne. Pada 2012, Grace resmi meninggalkan dunia jurnalistik untuk menjadi CEO Saiful Mujani Research and Consulting.

Di kantor tersebut, ia hanya bertahan dua tahun. Hal itu dikarenakan ia mulai terjun ke dunia politik pada tahun 2014.

Tahun 2014, Grace bersama beberapa anak muda lainnya seperti Raja Juli Antoni dan Isyana Bagoes Oka menginisiasi lahirnya PSI. Namun, gagasan untuk mendirikan parpol tidak muncul begitu saja.

Beberapa inisiator telah saling mengenal dan mempunyai cara pandang yang sama tentang situasi politik terkini. Sehingga bermufakat melahirkan partai.

Di Pemilu 2019, Grace mencalonkan diri sebagai anggota legislatif. Ia berhasil mendapat suara terbanyak di daerah pemilihan DKI Jakarta.

Namun, karena PSI tidak memenuhi ambang batas parlemen, harapan Grace terpaksa pupus. Tapi, Grace berhasil meraih prestasi serupa di tahun 2024.

Ia meraih suara terbanyak di Dapil Jakarta III. PSI sendiri total mendulang suara sebanyak 305.291 suara.

Grace saat itu mengungguli dua petahana PDI Perjuangan, Charles Honoris dan Darmadi Durianto. Namun sayang, ia tidak lolos ke parlemen karena suara PSI tak tembus ambang batas parlemen.

Grace bukanlah sosok asing bagi Presiden Joko Widodo. Grace termasuk yang pasang badan untuk Presiden Jokowi saat Pilpres 2014 dan 2019.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....