Dua Tahun, 40 Persen Pelamar KAI Ber-IPK 3,5
- 23 Apr 2024 08:27 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Empat puluh persen calon pegawai yang melamar ke PT Kereta Api Indonesia (KAI) memiliki IPK 3,5. Informasi tersebut muncul berdasarkan data yang dimiliki PT KAI dalam kurun dua tahun terakhir membuka lowongan kerja.
"Data histori kita, yang melamar di kereta api, IPK-IPK 3,5 itu 40 persen. Itu orang yang daftar," kata EVP Corporate Secretary KAI Raden Agus Dwinanto Budiadji di Jakarta, Senin (22/4/2024).
"Artinya apa? IPK 3,5 zaman sekarang itu mungkin bukan hal, yang kalau dulu 3,5 itu, luar biasa. Artinya di MT (Management Trainee-red) ini masih proper (layak-red)-lah," kata Agus.
Menurut Agus, Indonesia masih sangat kekurangan tenaga ahli profesional yang khusus memahami manajemen perkeretaapian dan perkembangannya. Selama ini, tenaga-tenaga ahli yang sudah ada hanya berfokus pada wilayah operasional dan pemeliharaan.
Baca Juga: Lolos Management Trainee KAI Bakal Digaji Rp25-35 Jutaan
Program Management Trainee (MT) yang dibuka pada tahun ini, menurut Agus, adalah yang pertama digelar PT KAI. Pihaknya menggelar rekrutmen spesial ini agar roda organisasi dan estafet SDM PT KAI dapat bergerak cepat.
Karena itu, Agus menyebut Program MT ini merupakan akselerasi PT KAI untuk mencetak pemimpin-pemimpin KAI di masa depan. Meski demikian, sebelumnya juga ada bentuk perekrutan reguler dengan standar kualifikasi lebih umum.
Sebelumnya, ramai media sosial diramaikan respons warganet yang mengkritisi kualifikasi calon Program MT PT KAI. Menurut mereka kualifikasi tersebut terlalu tinggi, terutama IPK yang minimal 3,5 dan skor TOEFL minimal 500.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....