Penyerapan Tenaga Kerja Penting Hadapi Puncak Bonus Demografi
- 23 Feb 2024 04:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menekankan pentingnya penyerapan tenaga kerja. Hal itu untjuk menghadapi puncak bonus demografi bagi Indonesia.
“Di mana perubahan struktur penduduk Indonesia dengan jumlah usia penduduk produktif lebih besar dibandingkan dengan penduduk usia nonproduktif,” kata Afriansyah saat membuka acara Festival Pelatihan Vokasi dan Jobfair 2024 Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Kamis (22/2/2024).
Menurutnya, hal tersebut memberikan potensi besar bagi pertumbuhan ekonomi jika dikelola dengan baik. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk dapat menciptakan lingkungan yang mendukung dalam memanfaatkan potensi angkatan kerja yang besar ini.
Ia menambahkan, bonus demografi saat ini sangat berpengaruh pada pertumbuhan digitalisasi di dunia. Seiring memasuki era digitalisasi tersebut, sudah seharusnya diiringi dengan strategi yang tepat.
“Ini karena tidak semua negara dan tidak semua kelompok masyarakat menikmati buah manis digitalisasi,” ujarnya.
Afriansyah mengatakan, jika upaya peningkatan kualitas angkatan kerja Indonesia tidak dilakukan secara masif. Maka pekerja Indonesia rentan masuk ke dalam kelompok digital underclass.
“Kelompok itu yaitu kelompok yang tidak hanya kurang mengakses dan menggunakan teknologi digital. Tetapi juga mereka yang terkena dampak negatif dari digitalisasi," ucapnya.
Dalam kesempatan ini, Afriansyah meminta perusahaan-perusahaan yang ada di Kolaka, Sulawesi Tenggara, untuk lebih banyak menyerap tenaga kerja lokal. Hal tersebut dibutuhkan agar kesempatan masyarakat berusaha dapat seimbang dengan kesempatan masyarakat untuk bekerja.
"Saya meminta perusahaan-perusahaan yang ada harus peduli dengan penyerapan tenaga kerja lokal," ucap Wamenaker.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....