Kemhan RI Siapkan Ratusan Miliar Bangun 6 SMA Tarnus
- 24 Nov 2023 06:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta ; Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI akan membangun 6 SMA Taruna Nusantara (Tarnus) Terintegrasi di enam lokasi di Indonesia. Yaitu di Cimahi (Jabar), Malang (Jatim), Maros (Sulsel), Tanah Datar (Sumbar), Ibu Kota Nusantara (IKN), dan NTT.
Hal itu diungkapkan Wamenhan RI Letjen TNI (Purn.) M. Herindra, saat melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan SMA Taruna Nusantara Terintegrasi. Acara ini berlangsung di Kepanjen, Malang, Jawa Timur, Kamis (23/11/2023).
"Anggaran (pembangunan) untuk satu SMA, satu sekolah, lebih kurang USD 15 juta dolar (sekitar Rp233 milyar). Itu untuk membangun mulai dari sekolahnya, asramanya, ruang makan, operasional dan sebagainya,” katanya.
Selain di Kepanjen, Malang, pada awal November lalu, Kemenhan juga sudah memulai pembangunan SMA Tarnus Terintegrasi di Cimahi, Bandung. Pembangunannya dijadwalkan rampung dalam 8 bulan, sehingga tahun depan sudah mulai biisa menerima siswa baru.
Lebih lanjut ia menjelaskan, pengembangan SMA Tarnus Terintegrasi di enam lokasi itu merupakan salah satu investasi Pemerintah. Khususnya terhadap peningkatan kualitas SDM Indonesia, terutama dalam mempersiapkan mereka menuju Visi Indonesia Emas 2045.
"Pembangunan SMA Tarnus Terintegrasi ini merupakan bentuk perhatian serius Menteri Pertahanan RI, bapak Prabowo Subianto. Khususnya dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM), untuk menyiapkan generasi muda Indonesia kedepannya," kata Herindra
SMA Tarnus adalah sekolah unggulan berciri kenusantaraan, untuk membentuk calon pemimpin yang berkualitas, berkarakter dan berwawasan Kebangsaan. SMA Tarnus pertama kerap disebut sekolah semi militer, karena berada di komplek Akademi Militer, Magelang dan diresmikan pada 1990.
Setiap tahunnya, ada 8.000 pelajar SMP dari berbagai daerah di Indonesia yang mengikuti seleksi masuk SMA Taruna Nusantara. Tetapi hanya 360 siswa yang diterima, sehingga membuat Menhan Prabowo Subianto ingin memperluas keberadaan sekolah ini ke berbagai daerah.
Herindra menyebut istilah terintegrasi pada SMA Taruna Nusantara di enam lokasi itu merujuk pada pola rekrutmen siswa baru. Proses tetap terpusat di SMA Tarnus Magelang, namun setelah lulus, penempatanya akan disesuaikan dengan daerah asalnya.
"Supaya nanti yang jauh-jauh, misalnya yang dari wilayah Indonesia timur tidak harus di Magelang, begitu juga yang di Sumatera. Toh sama kualitasnya, menghemat biaya juga mereka lebih dekat dengan wilayahnya, intinya, direkrut secara nasional,” kata Wamenhan RI.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....