Delapan Tokoh Iringi Kehadiran RRI

  • 09 Sep 2023 08:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Radio Republik Indonesia (RRI) akan memasuki usia 78 tahun. Berdiri sejak 11 September 1945, RRI masih setia mengudara lalu menyapa ke hati pendengarnya.

Tentu banyak cerita mengiringi perjalanan panjang RRI. Ada sederet tokoh berjasa melahirkan radio yang sudah mengudara lebih dari tujuh dasawarsa.

1. Jusuf Ronodipoero

Moehammad Joesoef Ronodipoero (Foto: anri.go.id/ARSIP IPPHOS)

Pertama ada Moehammad Jusuf Ronodipuro, tokoh dari kalangan pemuda yang pertama kali menyebarluaskan berita proklamasi melalui radio. Ia membajak radio milik pemerintah militer Jepang yang telah dihentikan siarannya, Hoso Kyoku, untuk menyebarkan berita kemerdekaan Indonesia.

Moehammad Joesoef Ronodipoero, lahir di Salatiga, Jawa Tengah pada 30 September 1919. Ia wafat di Jakarta tepatnya pada 27 Januari 2008, diumur 88 tahun.

2. Mangkunegoro VII

Mangkunegoro VII (Foto: id.wikipedia.org)


Terlahir dengan nama Raden Mas Soerjosoeparto, Mangkunegoro VII adalah pendiri Solosche Radio Vereeniging atau disingkat SRV. SRV adalah radio pertama di Indonesia yang eksis belasan tahun sebelum RRI terbentuk.

Terbentuknya SRV diprakarsai oleh Pengageng Puro Mangkunegaran Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Mangkunegara VII. SRV didirikan pada 1 April 1933. Kini, setiap tanggal 1 April diperingati sebagai Hari Penyiaran Nasional.

3. Sutarjo Kartohadikusumo

Sutardjo Kartohadikusumo (Foto: khazanah-arsip.jabarprov.go.id)


Tokoh satu ini selalu memperjuangkan hak-hak Indonesia terkhusus dalam urusan penyiaran. Sutarjo menjembatani penyelesaian konflik radio-radio milik pribumi dengan radio bentukan Belanda NIROM.

Pada 29 Maret 1937, ia menggelar pertemuannya dengan sejumlah tokoh-tokoh radio ketimuran. Pada saat itu terbentuklah Perikatan Perkumpulan Radio Ketimuran (PPRK) dan beliau ditunjuk sebagai ketuanya.

4. dr. Abdulrachman Saleh

dr. Abdulrachman Saleh (Foto: dinaskebudayaan.jakarta.go.id)


dr. Abdulrachman Saleh berkecimpung di dunia penyiaran dengan menjabat sebagai ketua stasiun radio VORO pada 1936 sampai 1939.

Dikenal sebagai Bapak Ilmu Faal Indonesia, ia bersama sejumlah tokoh aktivis radio lainnya, ikut dalam pertemuan pendirian RRI. Pada rapat itu, beliau ditunjuk sebagai ketua RRI pertama.

5. Maladi

Maladi (Foto: id.wikipedia.org)


Maladi adalah sosok yang malang melintang di dunia penyiaran dan olahraga. Maladi sebagai penyiar radio berita olahraga di SRV.

Pria yang merintis proyek TVRI bersama Soekarno ini adalah tokoh penggerak pertemuan tokoh-tokoh aktivis radio pada 11 September 1945. Beliau pencetus gagasan perlunya Indonesia memiliki organisasi radio.

6. Gusti Nurul

Gusti Nurul (Foto: KITLV)


Wanita bernama lengkap Gusti Raden Ayu Siti Noeroel Kamaril Ngasarati Kusumawardhani ini turut serta dalam berdirinya SRV (Solosche Radio Vereniging). Dalam beberapa kesempatan, ia mewakili sang ayah Mangkunegoro VII, dalam berbagai hal yang berhubungan dengan SRV seperti meresmikan menara pemancar hingga gedung studio SRV.

Puncaknya, Gusti Nurul menari di Belanda diiringi gamelan dari Solo. Beliau menari dalam acara pernikahan Putri Juliana dan Pangeran Bernhard pada 28 Desember 1936. Instrumen gamelan tersebut disiarkan langsung oleh SRV dari Solo.

7. Sarsito Mangunkusumo

Sarsito Mangunkusumo (kanan) (Foto: tomshomestay.com)


Sarsito Mangunkusumo ikut serta mendirikan dan mengelola SRV. Bersama dengan Sutarjo Kartohadikusumo, beliau yang menginisiasi pertemuan para tokoh aktivis radio sehingga lahirlah PPRK.

Dirinya juga turut serta mengelola organisasi tersebut dan sering menjadi tempat berbagi ide dengan tokoh-tokoh radio lainnya

8. Bung Tomo

Bung Tomo (Foto: gramedia.com)

Pekikan semangatnya untuk menggerakkan arek-arek Surabaya berjuang melawan sekutu begitu menggelora dan dikenang hingga sekarang.

Pidatonya di RRI membakar semangat para pejuang sehingga sekutu sukses mengusir pasukan Inggris dari kota Pahlawan. Peristiwa inilah yang kini dikenang sebagai hari Pahlawan setiap 10 November.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....