Ini Pentingnya Sterilisasi dan Vaksin Rabies bagi Kucing
- 06 Okt 2026 20:16 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Rabies adalah penyakit virus paling mematikan yang tidak memiliki obat penangkal kecuali vaksin, menurut Ketua PDHI DKI Jakarta Widiastuti.
- Vaksinasi rabies penting dilakukan pada kucing karena penyakit ini sangat berbahaya baik bagi hewan maupun manusia yang dapat tertular melalui gigitan.
- Kegiatan sterilisasi dan vaksinasi rabies bagi kucing dilaksanakan di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu pada Selasa, 6 Oktober 2026.
RRI.CO.ID, Jakarta - Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Cabang DKI Jakarta) menilai pentingnya vaksinasi rabies bagi kucing. Ketua PDHI Cabang DKI Jakarta, Widiastuti, mengatakan rabies merupakan penyakit yang sangat berbahaya, baik bagi hewannya maupun manusia.
"Jadi rabies adalah salah satu penyakit virus yang paling mematikan, jadi karena dia tidak ada obat penangkalnya kecuali vaksin. Kalau di manusia begitu tergigit juga dilakukan vaksinasi, supaya tidak segera menyebar ke seluruh tubuh, karena penyebarannya melalui syaraf," kata Widiastuti dalam kegiatan sterilisasi dan vaksinasi rabies bagi kucing di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Selasa, 6 Oktober 2026.
Ia mengungkapkan, terdapat sejumlah ciri-ciri jika kucing terkenca rabies. Baik keluar air liur, hiperaktif, hingga takut cahaya dan air.
"Pada umumnya kucing rabies adalah pertama keluar liur banyak, badannya demam, kemudian hiperaktif. Dia takut cahaya, takut air, dan gerakannya tidak terkontrol, yang menurutkan gejala-gejala penyakit saraf lah," ujarnya.
Masyarakat diminta tidak menangani sendiri hewan yang menunjukkan gejala tersebut. Hewan dengan dugaan rabies harus segera dilaporkan kepada petugas terkait untuk dilakukan penanganan dan karantina sesuai prosedur.
"Jangan lakukan sendiri karena itu berbahaya. Melaporkan ke petugas terkait, karena masalah penangkapan dan karantina itu ada prosedurnya," kata Widiastuti.
Selain vaksinasi rabies, ia juga menilai pentingnya sterilisasi bagi kucing. Menurutnya, dengan sterilisasi dapat membantu mengendalikan populasi kucing terutama didaerah kepulauan, seperti Kepulauan Seribu ini.
"Kita harus kontrol, karena kucing di sini mempunyai makanan yang cukup, sehingga mereka berkembang biak dengan cepat. Ini tentu saja menjadi gangguan juga kalau tidak dilakukan kontrol populasi," katanya.
Hal yang sama disampaikan Dokter Hewan Klinik EMYE, Muhammad Yusuf. Yusuf menilai vaksinasi sangat penting karena rabies merupakan penyakit yang sangat berbahaya dan dapat berakibat fatal.
"Karena rabies ini kalau kita lihat di etimologinya atau penyebarannya dia tidak ada obat. Hampir beberapa kasus 90 persen keatas akan berakibat fatal, nah salah satu pencegahannya melalui vaksinasi ini," kata Yusuf dalam kesempatan yang sama.
Yusuf juga menekankan pentingnya sterilisasi. Selain sebagai upaya dari menjaga populasi, sterilisasi juga memberikan dampak positif bagi kucing.
"Kalua untuk sterilisasi biasanya hewannya akan lebih sehat, mereka akan lebih gemuk, dan dari segi bulunya itu lebih mengkilat. Pada beberapa kasus kan kucing agresif nah itu mungkin bisa menekan sifat agresifnya," ujarnya.
"Bisa mencegah juga beberapa penyakit seperti biometra, infeksi rahim, kanker serviks, walaupun itu persentasenya kecil. Dampaknya itu kalua bagi kucing mereka akan lebih sejahtera dan umur hidupnya lebih Panjang," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....