Kenali Tanda Kebocoran Gas dan Tips Aman Menanganinya
- 06 Okt 2026 16:11 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Ledakan akibat kebocoran gas terjadi di San Antonio, Pakuwon City, Surabaya yang diduga berasal dari Nasi Tempong Sri Dewi menyebabkan lima pegawai menjadi korban.
- Insiden ledakan gas tersebut mengakibatkan puluhan ruko di sekitarnya mengalami kerusakan parah.
- Kebocoran gas sering terjadi karena kelalaian pemilik rumah atau tempat usaha dalam penanganan tabung gas.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kebocoran gas kerap menjadi penyebab terjadinya ledakan atau kebakaran sebuah rumah atau tempat usaha. Untuk mencegahnya, ketahui tanda-tanda kebocoran pada gas yang umum terjadi.
Salah satu kasus ledakan akibat kebocoran gas baru saja terjadi di San Antonio, Pakuwon City, Surabaya. Diduga ledakan berasal dari Restoran Nasi Tempong Sri Dewi yang mengakibatkan lima pegawai menjadi korban ditambah puluhan ruko mengalami kerusakan.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, mengatakan berdasarkan olah TKP, tidak ditemukan unsur bahan peledak di lokasi kejadian. Menurut dia, ledakan tersebut disebabkan oleh kebocoran gas.
“Sekital pukul 07.00 WIB, ketika koki sedang masak memang sempat mencium bau gas. Dalam sekejap tiba-tiba terjadi semacam ledakan.” ujarnya, Selasa, 6 Oktober 2026.
Dikutip dari bpbd.jogjaprov.go.id, berikut beberapa tanda yang umum terjadi saat kebocoran gas.
1. Gas menjadi cepat habis dan api pada kompor tidak berwarna biru.
Tanda umum yang mudah dikenali pada gas yang bocor adalah massa gas yang digunakan akan terasa cepat habis. Selain itu, ketika gas mengalami kebocoran, api yang dihasilkan akan berwarna kuning bukan biru.
2. Mengeluarkan bau yang menyengat dan suara mendesis di sekitar gas.
Ketika bau menyengat dan muncul suara mendesis di sekitar gas, segera copot regulator dan pindahkan ke ruangan terbuka. Hal tersebut menjadi tanda bahwa tabung gas telah mengalami kebocoran.
Beberapa tanda tersebut dapat menjadi indikasi bahwa tabung gas mengalami kebocoran. Jika tanda-tanda tersebut semakin menguat dengan munculnya sumber api, perlu dilakukan penanganan secepatnya.
Melansir dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bandung, berikut beberapa tips aman menangani kebocoran gas.
1. Usahakan tetap tenang dan segera lepas regulator dari tabung.
Saat mendapati ciri-ciri kebocoran gas, langkah awal yang harus dilakukan adalah tetap tenang dan hindari kepanikan. Selanjutnya segera lepas regulator yang terpasang dari tabung gas.
2. Tutup sumber api dengan kain basah secara menyeluruh.
Saat muncul kobaran api, hal yang perlu dilakukan adalah menutup sumber api dengan kain basah secara menyeluruh. Kemudian pastikan bahwa sumber api tersebut benar-benar padam dengan ciri keluar asap putih.
3. Bawa tabung gas ke ruangan terbuka
Jika terdapat indikasi kebocoran seperti muncul bau yang menyengat, segera bawa tabung ke luar ruangan. Hal tersebut karena tumpukan gas yang terkumpul di dalam ruangan berpotensi menyebabkan ledakan dan kebakaran.
Mitigasi dalam hal kebocoran dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya ledakan dan kebakaran. Tabung gas LPG yang bocor dapat sangat berbahaya jika tidak segera ditangani dengan baik dan cepat.
(Muhammad Herdi Fabryansyah)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....