Hanura Perkuat Struktur Partai di Aceh, Bidik Kursi Senayan

  • 05 Okt 2026 13:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta — Partai Hanura memperkuat struktur organisasi di Provinsi Aceh sebagai bagian dari konsolidasi nasional. Penguatan tersebut diarahkan untuk menghidupkan mesin partai hingga tingkat akar rumput dan menyiapkan kader potensial.

Ketua Tim Task Force DPP Hanura Patrice Rio Capella mengatakan Aceh menjadi provinsi ke-20 dalam agenda konsolidasi nasional. Konsolidasi dilakukan untuk mengevaluasi kondisi organisasi sekaligus mendengarkan kesiapan pengurus daerah.

“Aceh menjadi provinsi ke-20. Tepatnya, dari 38 provinsi yang akan disambangi Tim Task Force,” ujar Rio usai memimpin konsolidasi dan rapat teknis di Banda Aceh, Rabu, 30 September 2026.

Rio mengatakan kepengurusan Hanura di Aceh masih membutuhkan sejumlah pembenahan. Menurutnya, penguatan struktur organisasi menjadi salah satu pekerjaan utama Hanura pada 2026.

Di Aceh terdapat 23 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang perlu diperkuat. Seluruh struktur tersebut ditargetkan rampung 100 persen pada akhir Oktober 2026.

Penguatan struktur tidak berhenti pada tingkat DPC, tetapi dilanjutkan hingga Pimpinan Anak Cabang (PAC). Hanura juga mendorong penguatan organisasi hingga tingkat desa dan kelurahan.

“Langkah ini penting untuk menghidupkan mesin partai di daerah, yang selama ini belum maksimal. Penguatan tersebut diharapkan membuat struktur organisasi lebih aktif dan memiliki daya juang," kata Rio.

Secara nasional, Hanura menyiapkan struktur organisasi di 7.300 kecamatan dan 514 kabupaten/kota. Struktur tersebut disiapkan untuk memperkuat organisasi serta menghadapi berbagai kontestasi demokrasi mendatang.

“Persiapan tidak dilakukan enam bulan sebelumnya, tapi dimulai hari ini,” tegas Rio. Ia mengatakan Hanura ingin membangun mesin politik yang lebih sehat dan memiliki daya juang.

Setelah struktur diperkuat, Hanura akan melanjutkan penjaringan bakal calon anggota legislatif pada 2027. Setiap struktur diberi kesempatan mengusulkan kader yang dinilai siap bertarung di setiap daerah pemilihan.

Khusus Aceh, Hanura membidik minimal satu kursi DPR RI. Target tersebut disiapkan dari dua daerah pemilihan yang terdapat di Provinsi Aceh.

“Khusus Aceh, Hanura membidik minimal satu kursi DPR,” ujar Rio. Ia berharap salah satu daerah pemilihan dapat mengantarkan kader terbaik Aceh menuju Senayan.

DPP Hanura juga memberikan bantuan Rp205 juta kepada DPC dan PAC se-Provinsi Aceh. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung penguatan struktur organisasi hingga tingkat akar rumput.

Ketua DPD Hanura Provinsi Aceh Aswin Surya menyambut optimistis konsolidasi yang dilakukan Tim Task Force. Ia meyakini target pembentukan DPC dan PAC dapat diselesaikan sesuai tenggat waktu.

“Melihat semangat kawan-kawan dengan kedatangan tim Task Force, saya yakin target-target kita akan terpenuhi. Kami menargetkan struktur DPC dan PAC dapat mencapai 100 persen sepanjang Oktober," ujar Aswin.

Aswin juga menyatakan kesiapan Hanura Aceh membawa kader menuju Senayan. Menurutnya, perubahan partai dan semangat kader menjadi modal untuk merebut kursi DPR.

Selain kursi DPR RI, Hanura Aceh menargetkan empat kursi DPR Aceh (DPRA). Target tersebut disusun berdasarkan pemetaan internal terhadap daerah pemilihan yang ada di Aceh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....