Menperin Sarmuji Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Perkuat Industri
- 02 Okt 2026 16:16 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Perindustrian M. Sarmuji menekankan bahwa penguatan sektor industri memerlukan kolaborasi lintas kementerian yang efektif.
- Sektor investasi, keuangan, energi, dan pertanian menjadi prioritas utama dalam mendukung penguatan industri nasional.
- Kementerian Investasi perlu dilibatkan secara aktif karena investasi merupakan bagian hulu yang krusial bagi pertumbuhan industri.
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Perindustrian M. Sarmuji menilai penguatan sektor industri membutuhkan kolaborasi lintas kementerian. Ia menyebut investasi, keuangan, energi, dan pertanian sebagai sejumlah sektor yang berkaitan dengan penguatan industri.
Sarmuji mengatakan penguatan industri membutuhkan penyelesaian berbagai persoalan dan kerja sama dengan banyak pihak. Menurutnya, Kementerian Investasi perlu diajak berbicara karena investasi menjadi bagian hulu bagi industri.
“Tentu harus banyak hal yang harus kita selesaikan, banyak orang yang harus kita ajak kerjasama. Misalkan kalau industri ini mau kuat, tentu kita harus ngomong sama Menteri Investasi, karena hulunya ada di Investasi,” ujar Sarmuji saat ditemui usai serah terima jabatan Menteri Perindustrian di Jakarta, Jumat, 2 Oktober 2026.
Sarmuji juga menyebut peran Kementerian Keuangan dalam memberikan relaksasi atau insentif bagi dunia industri. Ia turut menyoroti sumber daya gas yang dimiliki Kementerian ESDM untuk mendukung pertumbuhan sektor industri.
“Kita harus ngomong pada Menteri Keuangan, karena Menteri Keuangan yang bisa memberikan relaksasi atau insentif bagi dunia industri. Kita harus ngomong pada Kementerian ESDM, karena Kementerian ESDM memiliki resource berupa gas yang bisa menyokong pertumbuhan sektor industri,” kata Sarmuji.
Selain investasi, keuangan, dan energi, Sarmuji menyebut sektor pertanian memiliki bagian hulu yang dapat diberi nilai tambah melalui industrialisasi. “Kita harus berbicara bahkan dengan Menteri Pertanian, karena disitu ada hulu yang harus kita ciptakan nilai tambah dalam bentuk industrialisasi dan industrialisasi,” ucap Sarmuji.
Sarmuji menegaskan Kementerian Perindustrian tidak dapat bekerja sendiri dalam memperkuat sektor industri. Ia menilai kolaborasi penting untuk menjadikan sektor industri sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.
“Jadi kita tidak bisa bekerja sendirian, kolaborasi menjadi penting untuk bersama-sama menjadikan sektor industri menjadi leverage. Bagi pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja,” ujar Sarmuji.
Menurut Sarmuji, menjadikan industri sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja merupakan tugas yang tidak ringan. Ia menyebut kondisi tersebut sebagai tantangan yang harus dihadapi dan diselesaikan.
“Ini tugas yang tidak ringan ya, menjadikan industri menjadi leverage faktor bagi pertumbuhan ekonomi dan penyelamatan kerja itu Itu bukan sesuatu yang mudah. Tetapi justru itu tantangan yang harus kita hadapi dan harus kita selesaikan,” kata Sarmuji.
Untuk menumbuhkan sektor manufaktur, Sarmuji akan menggelar rapat untuk menentukan peta masalah dan solusi. Ia juga meminta jajaran Kementerian Perindustrian melihat peluang terlebih dahulu sebelum memikirkan kendala.
“Tapi habis ini saya akan rapat untuk menentukan peta masalahnya seperti apa dan solusinya seperti apa yang harus kita lakukan. Saya berharap benar Kementerian Perindustrian tidak berpikir kendalanya terlebih dahulu, berpikir peluangnya terlebih dahulu,” ucap Sarmuji.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....