Habib Aboe Optimistis Kapolri Baru Perkuat Reformasi dan Kepercayaan Publik
- 02 Okt 2026 02:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi mengapresiasi visi dan misi Suyudi Ario Seto.
- Menurutnya, pemaparan tersebut menunjukkan pemahaman terhadap tantangan yang dihadapi Polri.
- Habib Aboe menyampaikan apresiasi saat mengikuti uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri.
RRI.CO.ID, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi mengapresiasi visi dan misi Suyudi Ario Seto. Menurutnya, pemaparan tersebut menunjukkan pemahaman terhadap tantangan yang dihadapi Polri.
Habib Aboe menyampaikan apresiasi saat mengikuti uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri. Ia menilai kesiapan Suyudi tercermin dalam materi yang disampaikan kepada Komisi III DPR RI.
"Saya sangat mengapresiasi kehadiran, kesiapan, serta materi pemaparan visi-misi yang telah Jenderal susun. Dokumen ini merefleksikan pemahaman mendalam terhadap tantangan riil yang dihadapi Polri," ujar Habib Aboe dalam keterangannya, Kamis, 1 Oktober 2026.
Ia menilai rekam jejak Suyudi menjadi modal dalam menjalankan kepemimpinan Polri. Menurutnya, kepemimpinan baru berpeluang menghadirkan pembenahan internal dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.
"Saya meyakini dengan rekam jejak yang bersih dan loyal pada agenda nasional. Jenderal Suyudi memiliki kapasitas untuk menghadirkan pembenahan yang semakin kuat," kata Habib Aboe.
Habib Aboe juga menekankan pentingnya peningkatan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Menurutnya, kepercayaan tersebut perlu dibangun melalui tata kelola dan pelayanan yang profesional.
"Kepercayaan publik harus menjadi fondasi utama dalam membangun institusi kepolisian yang profesional, modern, transparan, dan dekat masyarakat. Saya yakin Jenderal Suyudi mampu meningkatkan kepercayaan publik secara konsisten," ujarnya.
Selain reformasi internal, Habib Aboe menyoroti penanganan narkotika dan persoalan kapasitas lembaga pemasyarakatan. Ia menilai pengalaman Suyudi di BNN dapat mendukung penguatan sinergi Polri dan BNN.
"Pengalaman beliau ketika memimpin BNN dalam menyoroti persoalan overcapacity lembaga pemasyarakatan sangat penting. Saya yakin sinergi Polri dan BNN ke depan dapat semakin diperkuat," kata Habib Aboe.
Menurutnya, penanganan perkara narkotika perlu dilakukan secara proporsional dan berdasarkan karakteristik kasus. Jaringan pengedar dan bandar perlu ditindak tegas, sedangkan pengguna dapat memperoleh rehabilitasi.
"Kita perlu memastikan jaringan pengedar dan bandar narkoba mendapatkan penindakan hukum yang tegas. Pengguna yang membutuhkan rehabilitasi harus memperoleh penanganan yang tepat," katanya.
Habib Aboe berharap kepemimpinan Suyudi memperkuat transformasi Polri secara menyeluruh. Transformasi tersebut mencakup pembenahan internal dan peningkatan hubungan institusi dengan masyarakat.
"Polri membutuhkan kepemimpinan yang mampu menerjemahkan visi besar menjadi langkah konkret. Saya optimistis Jenderal Suyudi dapat memperkuat profesionalisme dan kepercayaan masyarakat," ucapnya menjelaskan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....