SMKN 2 Cibinong Kembali Dipercaya Isi Aubade Hari Kesaktian Pancasila 2026

  • 01 Okt 2026 13:32 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • SMKN 2 Cibinong kembali dipercaya mengisi Aubade Pelajar dalam Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026
  • Sebanyak 70 siswa terlibat, terdiri dari 45 siswa paduan suara dan 25 siswa orkestra
  • Persiapan penampilan berlangsung sekitar tiga minggu, dengan tantangan menyatukan instrumen dan paduan suara agar harmonis

RRI.CO.ID, Jakarta - SMKN 2 Cibinong kembali dipercaya mengisi Aubade Pelajar dalam Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026, Kamis, 1 Oktober 2026. Sekolah tersebut menjadi pengisi aubade karena memiliki jurusan seni musik yang mendukung pelaksanaan kegiatan.

Koordinator Aubade Pelajar Hari Kesaktian Pancasila 2026 Edi Irawan mengatakan sebanyak 70 siswa terlibat dalam aubade tahun ini. Mereka terdiri dari 45 siswa paduan suara dan 25 siswa orkestra yang tampil dalam rangkaian upacara tersebut.

“Masih sama dengan tahun sebelumnya, tahun 2025, dari SMKN 2 Cibinong, Kabupaten Bogor. Karena di sekolah itu ada jurusan seni musik, kekuatannya untuk paduan suaranya berjumlah 45, orkes 25, jadi 70,” ujarnya kepada RRI di lapangan Monumen Pancasila Sakti di Jakarta Timur, Kamis, 1 Oktober 2026.

Koordinator Aubade Pelajar Hari Kesaktian Pancasila 2026 Edi Irawan saat sebelum Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila dimulai, Kamis, 1 Oktober 2026 (Foto: RRI/Sasa Haniyah)

Edi mengatakan persiapan Aubade Pelajar berlangsung sekitar satu bulan sejak pihaknya menerima surat tugas pelaksanaan kegiatan. Koordinasi dilakukan lebih mudah karena seluruh peserta aubade berasal dari satu sekolah yang sama.

Aubade membawakan bersiap membawakan ‘Mars Pancasila’, ‘Gugur Bunga’, dan ‘Pancasila Rumah Kita’ dalam rangkaian kegiatan. Ia menambahkan, tahun ini juga terdapat persembahan medley lagu-lagu daerah dalam upacara tersebut.

Ia juga menjelaskan, tahun ini terdapat perbedaan dalam kepemimpinan paduan suara dan orkestra dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Jika sebelumnya dipimpin guru laki-laki, tahun ini konduktor berasal dari kalangan guru perempuan.

“Nah, untuk tahun ini ada yang istimewa juga. Karena kalau kemarin dipimpin oleh bapak-bapak gurunya, sekarang ibu-ibu gurunya dirigen dan konduktor,” ucapnya.

Sementara itu, konduktor Aubade SMKN 2 Cibinong Pipit Nurhidayati menyebut persiapan penampilan dilakukan selama sekitar tiga minggu. Persiapan tersebut meliputi pengolahan lagu, aransemen, dan pembentukan formasi baru karena informasi diterima mendadak.

“Kalau tim khusus sebenarnya kan kita sudah ada, cuman karena kemarin informasinya mendadak jadi lagu-lagunya itu yang kita harus olah lagi. Aransemen lagi dan kita formasinya itu kurang lebih kemarin latihan itu tiga mingguan,” ujarnya.

Konduktor Aubade Pelajar SMKN 2 Cibinong sebelum dimulainya Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Jakarta Timur, Kamis, 1 Oktober 2026 (Foto: RRI/Sasa Haniyah)

Ia mengatakan tantangan terbesar adalah menyatukan berbagai instrumen dengan paduan suara agar menghasilkan harmonisasi yang seimbang. Ia juga berpesan kepada generasi muda untuk terus menjaga solidaritas dan kebersamaan agar ke depan semakin baik.

“Generasi muda tetep semangat, tetep terus menjaga solidaritasnya dan terus kebersamaannya. Supaya ke depannya bisa lebih baik lagi,” ucap Pipit.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini mengusung tema ‘Pancasila Pemersatu Bangsa menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur’. Tema tersebut menegaskan semangat memperkuat persatuan untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....