Presiden Prabowo Subianto Meresmikan Museum Kesaktian Pancasila usai Renovasi
- 01 Okt 2026 11:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Kesaktian Pancasila
- Museum Kesaktian Pancasila tidak pernah direvitalisasi hingga akhirnya Presiden Prabowo melakukan pembaharuan museum pada 2025
- Museum Kesaktian Pancasila dibuka untuk umum usai direvitalisasi
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Kesaktian Pancasila di kawasan Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026. Peresmian dilakukan usai Kepala Negara memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026.
Presiden Prabowo yang mengenakan jas berwarna abu-abu dan peci hitam , terlebih dahulu meninjau langsung wajah baru Museum Kesaktian Pancasila. Presiden Prabowo menyusuri sejumlah diorama yang menampilkan rangkaian peristiwa sejarah.
Presiden Prabowo juga singgah di ruang immersive, yakni ruangan khusus yang dilengkapi dengan teknologi proyeksi visual 360 derajat dan dilengkapi tata surya. Gambar akan mengelilingi sudut-sudut ruangan sehingga belajar sejarah lebih menyenangkan.
Selanjutnya, Kepala Negara menuju lokasi peresmian museum di Kompleks Museum Kesaktian Pancasila, Lubang Buaya. Presiden Prabowo meresmikan renovasi Museum Kesaktian Pancasila, yang dilanjutkan dengan prosesi penandatanganan prasasti.
“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini, Kamis, 1 Oktober 2026, dengan rahmat Tuhan yang Maha Besar. Saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan renovasi Museum Kesaktian Pancasila,” kata Presiden Prabowo, Kamis, 1 Oktober 2026.
Presiden Prabowo didampingi oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Kemudian sejumlah menteri Kabinet Merah Putih seperti Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menko Polkam Djamari Chaniago, Menteri Pertahanan Sjafri Sjamsoeddin dan Menteri Luar Negeri Sugiono.
Hadir Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPR Puan Maharani, dan Ketua DPD Sultan Baktiar Najamudin, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjutak, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI M Ali, dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Mohamad Tony.
Sementara itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan renovasi dilakukan terhadap sejumlah bagian museum, mulai dari narasi dan alur cerita hingga tata pamer . Museum dilengkapi dengan teknologi digital dan pengalaman imersif.
Ia menjelaskan renovasi untuk memperkuat fungsi museum sebagai ruang pembelajaran sejarah. Selain pembaruan pada narasi, penyajian koleksi juga ditata dengan alur yang lebih lengkap dan diperkuat berbagai sentuhan teknologi.
"Ini direnovasi, termasuk narasinya, kemudian storyline-nya, display-nya. Kemudian ada sentuhan digital di dalamnya juga, di dioramanya ada digitalnya dan ada immersive juga,” kata Fadli Zon.
Lebih lanjut, Menteri Fadli mengatakan pembaruan dengan sentuhan digital dan narasi sejarah lebih lengkap . Penyempurnaan tersebut turut melibatkan para sejarawan agar narasi yang disampaikan kepada publik lebih lengkap.
“Sebenarnya ada lebih banyak sentuhan-sentuhan digital dan juga narasinya yang lebih lengkap. Pada waktu itu memang belum lengkap, terutama secara sekuens, lini masanya itu belum terlalu lengkap, dan ini dilengkapi juga oleh para sejarawan,” ujar Fadli.
Renovasi juga mencakup ruang relik yang menyimpan sejumlah benda peninggalan Pahlawan Revolusi, seperti pakaian, jam tangan, serta memorabilia lainnya. Menteri Fadli menjelaskan keberadaan dari koleksi museum akan membantu masyarakat memahami peristiwa sejarah yang pernah dialami rakyat Indonesia.
Renovasi dilakukan setelah peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun sebelumnya. Menteri Fadli menjelaskan renovasi telah selesai dan dapat dikunjungi oleh masyarakat.
“Ya, sudah terbuka untuk umum,” ujarnya. pada kesempatan tersebut, Menteri Fadli menyampaikan pesan Presiden Prabowo agar keberadaan museum sejarah dirawat, dilindungi, dan direvitalisasi.
Keberadaan museum tidak hanya sekadar menjadi tempat penyimpanan koleksi, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan ingatan bersama bangsa. Upaya-upaya menjaga keberlangsungan museum, terus dilakukan Kementerian Kebudayaan.
"Ini sedang berlangsung dan sedang berjalan juga, termasuk di daerah-daerah. Agar museum bisa juga menjadi pusat edukasi, belajar, dan juga menjadi tempat untuk memori kolektif bangsa,” katanya.
Ia berharap Museum Kesaktian Pancasila makin relevan bagi generasi muda usai direvitalisasi. Menteri Fadli mengajak masyarakat terutama pelajar untuk berkunjung ke museum sebagai salah satu sarana untuk mempelajari perjalanan sejarah Indonesia.
“Jadi ini kita harapkan nanti masyarakat, terutama para siswa, mahasiswa, atau umum, publik bisa berkunjung ke sini. Tentu sebagai bagian yang penting dari sejarah panjang kita,” ujarnya.
Museum yang semula bernama Museum Pengkhianatan PKI (Komunis) tersebut pertama kali diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 1 Oktober 1992. Setelah lebih dari tiga dekade, pemerintah merevitalisasi museum yang kemudian diresmikan oleh Presiden Prabowo pada 1 Oktober 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....