MotoGP Mandalika 2026 Diprediksi tanpa Hujan, BMKG Ingatkan Penonton Cuaca Panas
- 01 Okt 2026 10:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Gelaran MotoGP Mandalika 2026 diprediksi berlangsung dalam kondisi cuaca yang relatif bersahabat pada 9-11 Oktober 2026.
- Kondisi tersebut, kata BMKG, justru membuat penonton perlu mewaspadai paparan panas selama berada di area sirkuit Mandalika.
- Untuk kegiatan MotoGP diprediksi curah hujan tidak ada, namun lebih ke cuaca cerah berawan
RRI.CO.ID, Jakarta - Gelaran MotoGP Mandalika 2026 diprediksi berlangsung dalam kondisi cuaca yang relatif bersahabat pada 9-11 Oktober 2026. BMKG memperkirakan, kawasan Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, NTB, akan didominasi cuaca cerah berawan dengan peluang hujan relatif kecil.
Kondisi tersebut, diprediksi BMKG, justru membuat penonton perlu mewaspadai paparan panas selama berada di area sirkuit Mandalika. BMKG mengingatkan, cuaca cerah berawan tetap dapat membuat tubuh kehilangan cairan, terutama bagi penonton di ruang terbuka dalam waktu cukup lama.
Kepala Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM), Tri Widiarto mengatakan, potensi hujan selama pelaksanaan MotoGP Mandalika diperkirakan rendah. “Untuk kegiatan MotoGP diprediksi curah hujan tidak ada, namun lebih ke cuaca cerah berawan,” kata Tri dalam keterangannya seperti dilansir Antara, Kamis, 1 Oktober 2026.
Peluang hujan di kawasan Mandalika selama periode balapan, menurutnya, berada pada kisaran di bawah 50 persen hingga sekitar 30 persen. Dengan angka tersebut, kemungkinan turunnya hujan dinilai relatif kecil selama rangkaian MotoGP berlangsung.
Prakiraan tersebut, berkaitan dengan kondisi musim di NTB yang masih berada dalam periode kemarau hingga Oktober 2026. BMKG memperkirakan, wilayah NTB mulai memasuki fase peralihan menuju musim hujan setelah periode tersebut, dengan musim hujan diproyeksikan berlangsung kemudian.
Meski hujan bukan menjadi persoalan utama, kondisi panas di sekitar Sirkuit Mandalika tetap harus diperhitungkan oleh masyarakat. Penonton disarankan, memperhatikan kebutuhan cairan tubuh agar tidak mengalami dehidrasi selama mengikuti rangkaian acara MotoGP Mandalika.
Peringatan tersebut menjadi penting, BMKG menjelaskan, karena penonton akan menghabiskan waktu cukup lama di kawasan Sirkuit Mandalika. "Kepadatan pengunjung ditambah paparan sinar matahari dapat membuat kondisi tubuh lebih cepat kehilangan cairan," ucap Tri.
Selain faktor cuaca, kesiapan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 juga terus dikebut menjelang race weekend. Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) menyatakan, tingkat kesiapan penyelenggaraan telah mencapai 95 persen per 28 September 2026.
Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 sekaligus Direktur Operasi ITDC Troy Warokka mengatakan, penyelenggaraan memasuki tahap pemeriksaan akhir. “Kesiapan event sudah mencapai 95 persen dan sekarang kami memasuki fase final check,” ujar Troy.
Dari sisi operasional balapan, sebanyak 400 marshal telah disiapkan untuk mendukung jalannya MotoGP Mandalika 2026. Mereka dijadwalkan, menjalani pelatihan pada 5-8 Oktober sebelum balapan digelar pada 9-11 Oktober 2026.
Untuk menunjang mobilitas penonton, penyelenggara menyiapkan 118 unit shuttle di dalam kawasan Mandalika selama periode pelaksanaan MotoGP. Pemerintah Provinsi NTB juga menyediakan tambahan 35 shuttle untuk mendukung transportasi di luar kawasan sirkuit.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....