Imigrasi Resmikan 10 Autogate di Bandara Ahmad Yani
- 30 Sep 2026 21:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Direktorat Jenderal Imigrasi meresmikan 10 unit autogate di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang dengan komposisi enam unit di area kedatangan dan empat unit di area keberangkatan.
- Autogate dapat digunakan oleh WNI maupun WNA pemegang paspor elektronik dengan layanan e-VoA dan eVisa untuk memudahkan proses imigrasi.
- Keberadaan fasilitas autogate mempercepat proses pemeriksaan keimigrasian di bandara sehingga meningkatkan efisiensi layanan keimigrasian.
RRI.CO.ID, Jakarta - Direktorat Jenderal Imigrasi meresmikan sebanyak 10 unit autogate resmi beroperasi di Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Fasilitas tersebut terdiri dari enam unit di area kedatangan dan empat unit di area keberangkatan.
Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko menjelaskan Autogate dapat digunakan oleh WNI maupun WNA pemegang paspor elektronik dengan e-VoA dan eVisa. Ia mengatakan keberadaan autogate dapat mempercepat proses pemeriksaan keimigrasian di bandara tersebut.
“Fasilitas autogate ini sangat membantu membuat lalu lintas pemeriksaan keimigrasian menjadi semakin cepat. Terutama dengan rata-rata perlintasan internasional di Bandara Ahmad Yani yang hampir 500 orang per harinya,” kata Hendarsam Marantoko saat Peresmian Autogate, Rabu, 30 September 2026.
Menurutnya, Direktorat Jenderal Imigrasi sebelumnya telah melakukan uji coba autogate pada 24 Juli hingga 25 September 2026. Selama masa uji coba tersebut, tercatat 11.558 perlintasan menggunakan fasilitas autogate di Bandara Internasional Ahmad Yani.
Sistem autogate menggabungkan teknologi pengenalan wajah (face recognition) dan Border Control Management (BCM). Proses pemeriksaan dapat dilakukan sekitar 15 hingga 25 detik per penumpang.
“Teknologi ini mendukung layanan keimigrasian WNA terintegrasi, mulai pengajuan visa daring hingga pemeriksaan keimigrasian. Konter manual tetap tersedia untuk memastikan seluruh kebutuhan pemeriksaan penumpang internasional terlayani secara optimal,” ujar Hendarsam.
Hendarsam mengatakan penerapan autogate menjadi upaya menghadirkan layanan keimigrasian yang lebih cepat dan modern bagi penumpang. Menurutnya, pengoperasian fasilitas tersebut tetap mengedepankan aspek keamanan serta pengawasan dalam pemeriksaan keimigrasian di bandara.
“Penerapan autogate menjadi upaya menghadirkan layanan keimigrasian yang lebih cepat dan modern bagi penumpang. Pengoperasiannya tetap mengedepankan aspek keamanan serta pengawasan dalam setiap pemeriksaan keimigrasian di bandara,” ujar Hendarsam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....