Respon Pemerintah Atas Dihentikannya Pembangunan Proyek Pusat Data di Jatiluhur
- 30 Sep 2026 21:33 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemerintah Provinsi Jawa Barat menghentikan sementara pembangunan proyek Artificial Intelligence (AI) Data Center pusat atau data (data center) milik BDX
- Pembangunan proyek dengan investasi senilai Rp3,5 triliun.
- Pementah pusat sebut belum ada komunikasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat
RRI.CO.ID, Jakarta- Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan belum ada komunikasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan pemerintah pusat. Komunikasi terkait langkah pemprov yang menghentikan sementara pembangunan proyek Artificial Intelligence (AI) Data Center pusat atau data (data center) milik BDX di Jatiluhur, Purwakarta.
"Belum ada (komunikasi). Nanti kita melihat dulu masalahnya apa?," kata Menteri Airlangga usai rapat terbatas (Ratas) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 30 September 2026.
Sebelumnya, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani mengatakan akan berkomunikasi dengan Pemprov Jawa Barat. Menteri Rosan mengaku belum menerima laporan terkait penghentian sementara proyek data center karena baru tiba dari Jepang.
"Nanti ini kan saya baru balik. Nanti saya bicara dengan mereka," kata Menteri Rosan.
Seperti diketahui, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) melakukan sidak terhadap proyek pembangunan Artificial Intelligence (AI) Data Center. KDM mendapati sejumlah persyaratan belum terpenuhi seperti Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
Lantas KDM meminta agar pihak perusahaan memenuhi seluruh persyaratan. Atas temuan tersebut, KDM menghentikan sementara pembangunan proyek dengan investasi senilai Rp3,5 triliun.
"Kalau masih on proses, jangan dimulai, dihentikan dulu. Nanti kita anggap bermasalah, saya disuruh lihat proyek tapi izin belum keluar," kata Gubernur KDM.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....