SMESCO dan Google Gemini Perkuat UMKM lewat AI

  • 30 Sep 2026 21:14 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - SMESCO Indonesia memulai SMESCO Incubation & Acceleration Program (SIAP) 2026 untuk memperkuat kapasitas dan daya saing UMKM. Yakni melalui pemanfaatan teknologi digital serta membuka peluang akses pasar global.

Direktur Utama SMESCO Indonesia Doddy Akhmadsyah Matondang mengatakan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi menjadi faktor penting. Salah satunya yakni dalam memperkuat daya saing dan keberlanjutan bisnis UMKM.

“UMKM perlu adaptif terhadap perkembangan teknologi. AI dapat menjadi salah satu alat untuk mendukung pengembangan usaha,” kata Doddy, Rabu, 30 September 2026.

Dalam kegiatan tersebut, SMESCO menghadirkan sesi Strategic Partnerships bersama Google Gemini. Dengan materi “UMKM Naik Kelas Bareng Gemini AI” yang menghadirkan William Prabowo.

Sesi tersebut memberikan pengenalan kepada peserta mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung berbagai kebutuhan pengembangan bisnis. Teknologi tersebut diharapkan dapat membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitas pengelolaan dan pengembangan usaha secara lebih efektif.

Peserta juga diperkenalkan dengan Usahaku.ai, platform yang menyediakan solusi dan teknologi digital pada ajang Kick Off SIAP 2026. Untuk mendukung pengelolaan serta pengembangan usaha.

Doddy menekankan pengembangan UMKM tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan individu pelaku usaha. Tetapi juga membutuhkan ekosistem yang menghubungkan teknologi, pembiayaan, akses pasar, dan jejaring bisnis.

SIAP 2026 didukung sejumlah mitra strategis. Antara lain Bank Syariah Indonesia (BSI), PANDI, MWX, dan CDSI sebagai sponsor.

Program tersebut juga berkolaborasi dengan Google Gemini, KANCA, PrimaGraphia, Savlo.id, Sanggabiz. Lalu TOCO, RHB Management, Usahaku.id, ILDES, GTE (Future Minds Global), dan LSPR.

SIAP 2026 juga menghadirkan UMKM Product Showcase sebagai ruang bagi peserta untuk memperkenalkan produk. Serta sesi networking untuk mempertemukan UMKM dengan mitra dan pelaku ekosistem bisnis.

Setelah kick off, peserta akan mengikuti rangkaian program inkubasi dan akselerasi. Yang mencakup pembekalan, pendampingan, pengembangan kapasitas, hingga evaluasi perkembangan bisnis.

Rangkaian program tersebut diharapkan dapat membantu peserta menerapkan pengetahuan yang diperoleh secara langsung dalam pengelolaan usaha. Sekaligus memperkuat kapasitas dan memperluas akses pasar UMKM.

“Kami ingin peserta tidak hanya belajar, tetapi juga menerapkannya dalam bisnis. Harapannya, UMKM semakin siap tumbuh dan memperluas pasar,” kata Doddy.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....