Qodari: Pendidikan Gratis Perluas Akses Pendidikan Berkualitas
- 28 Sep 2026 22:07 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Qodari: Pendidikan Gratis Perluas Akses Pendidikan Berkualitas
RRI.CO.ID, Jakarta - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menyatakan pendidikan gratis menjadi upaya menciptakan ekosistem pendidikan inklusif. Rencana tersebut mencakup jenjang taman kanak-kanak (TK) hingga perguruan tinggi.
Menurut Qodari, kebijakan tersebut dapat membuka akses pendidikan berkualitas bagi seluruh anak Indonesia. Dengan demikian, kondisi ekonomi keluarga tidak menjadi kendala dalam memperoleh pendidikan.
“Pendidikan gratis menghilangkan biaya, sekaligus membuka kesempatan yang lebih luas agar setiap anak Indonesia dapat memperoleh pendidikan tanpa terkendala kondisi ekonomi keluarga,” ucap Qodari dalam keterangannya, Senin, 28 September 2026.
Qodari menegaskan, rencana pendidikan gratis akan melengkapi berbagai program pemerintah di bidang pendidikan. Pemerintah saat ini juga mempercepat perbaikan sarana dan prasarana sekolah melalui revitalisasi sekolah serta pembagian Papan Interaktif Digital (PID).
Selain itu, pemerintah memiliki berbagai program sekolah yang disesuaikan dengan kebutuhan anak-anak. Program tersebut meliputi Sekolah Nasional Terintegrasi, Sekolah Rakyat, dan Sekolah Unggul Garuda.
“Mendekatkan layanan pendidikan bermutu ke daerah melalui program Sekolah Nasional Terintegrasi. Memperluas program afirmasi dan pendidikan bagi kelompok yang membutuhkan melalui Sekolah Rakyat, memperluas kesempatan bagi talenta unggul melalui Sekolah Unggul Garuda,” ujarnya.
Sejalan dengan itu, pemerintah juga terus memperkuat kapasitas dan kesejahteraan guru. Qodari menyebut kompetensi dan kesejahteraan guru menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pendidikan.
“Seiring dengan kebijakan pendidikan gratis, dalam rapat kabinet terbatas, Presiden Prabowo juga kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan guru,” kata dia.
Qodari menilai penguatan kompetensi, profesionalitas, dan kesejahteraan guru sama pentingnya dengan pembangunan fasilitas pendidikan. Menurutnya, Presiden Prabowo menjadikan pendidikan sebagai investasi strategis pembangunan sumber daya manusia (SDM) berdaya saing global.
“Komitmen pendidikan gratis, revitalisasi sarana-prasarana, penguatan guru, Sekolah Rakyat, serta berbagai program afirmasi pendidikan merupakan satu langkah transformasi. Bertujuan membangun ekosistem pendidikan yang memungkinkan setiap anak Indonesia tumbuh dan berkembang secara optimal,” ucapnya.
Qodari menyatakan transformasi pendidikan harus dilaksanakan dengan langkah yang jelas dan terukur. Negara, menurutnya, berkomitmen agar latar belakang ekonomi tidak menjadi penghalang memperoleh pendidikan yang layak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....