Wapres Pastikan Penanganan Korban Keracunan

  • 28 Sep 2026 21:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Wapres Gibran Rakabuming menemui orang tua siswa terdampak dugaan keracunan makanan di Batang
  • Gibran menyampaikan permohonan maaf dan memastikan korban mendapat penanganan optimal
  • Orang tua siswa meminta evaluasi terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis
  • Gibran meminta investigasi dituntaskan cepat dan hasilnya disampaikan secara transparan
  • Pemkab Batang diminta menyiapkan PIC lintas sektor untuk menangani keluhan keluarga korban

RRI.CO.ID, Batang - Wakil Presiden (Wapres), Gibran Rakabuming menemui orang tua siswa terdampak dugaan keracunan makanan di Batang, Senin 28 September 2026. Gibran memastikan pemerintah mengoptimalkan penanganan korban dan menindaklanjuti kekhawatiran keluarga.

Pertemuan berlangsung di Sekolah Dasar Negeri Pasusukan, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Gibran menyampaikan permohonan maaf dan memastikan pemerintah terus menangani korban serta keluarga.

Gibran memahami kekhawatiran orang tua terhadap kondisi kesehatan anak-anak mereka. Ia menegaskan pemerintah memastikan seluruh korban memperoleh penanganan yang diperlukan selama investigasi terus berjalan.

“Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian ini. Bapak-Ibu berhak khawatir dengan kondisi saat ini dan saya sangat memahami kekhawatiran Bapak-Ibu semua,” ucapnya.

Dalam dialog tersebut, orang tua siswa bernama Faizun meminta pemerintah mengevaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia juga meminta solusi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

“Kami akan carikan solusi terbaik, Pak. Yang jelas tata kelolanya harus diperbaiki sehingga kejadian-kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” kata Gibran.

Gibran mengatakan kunjungannya ke Bawang merupakan bentuk perhatian langsung pemerintah terhadap korban dan keluarga. Ia meminta investigasi segera dituntaskan serta pengawasan diperkuat untuk mencegah kejadian serupa.

“Jika saya berada di posisi Bapak-Ibu, tentu saya juga akan khawatir ketika anak saya keracunan. Oleh sebab itu, hari ini saya datang langsung ke sini untuk memastikan korban tertangani dengan baik, keluarga mendapat kepastian, investigasi dituntaskan, dan pengawasan diperkuat,” ucapnya.

Terkait investigasi, Gibran meminta prosesnya dilakukan secara cepat dan hasilnya disampaikan terbuka kepada keluarga korban. Ia juga menegaskan kejadian serupa tidak boleh terulang.

“Proses investigasi sedang berjalan, tapi saya pastikan dilakukan dengan cepat dan hasil investigasi akan diinformasikan kepada Bapak-Ibu secara terbuka dan transparan. Kejadian ini tidak boleh berulang,” katanya.

Gibran juga meminta pemerintah daerah memastikan setiap keluhan keluarga korban ditindaklanjuti secara jelas dan terkoordinasi. Bupati diminta menetapkan penanggung jawab atau person in charge (PIC) lintas sektor untuk mengoordinasikan penanganan.

“Setiap keluhan orang tua atau keluarga korban harus ditindaklanjuti. Pak Bupati, tolong tentukan PIC lintas BGN, Dinkes, Disdikbud, dan Pemkab untuk menjawab isu kesehatan, layanan siswa, dan kebutuhan keluarga,” ucap Gibran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....