Wapres Pastikan Penanganan Optimal Bagi Korban Keracunan MBG di Batang
- 28 Sep 2026 16:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Wakil Presiden Gibran Rakabuming mengunjungi dan menemui orang tua siswa SDN Pasusukan, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah yang diduga mengalami keracunan dari program Makan Bergizi Gratis.
- Wapres menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban dan menegaskan komitmen pemerintah untuk menindaklanjuti keluhan serta mengoptimalkan penanganan para korban keracunan.
- Wapres menunjukkan pemahaman terhadap kekhawatiran orang tua terkait kondisi kesehatan anak-anak mereka pasca kejadian dugaan keracunan makanan program sekolah.
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menemui orang tua siswa yang anak-anaknya terdampak dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Siswa tersebut bersekolah di Sekolah Dasar Negeri Pasusukan, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Dalam pertemuan tersebut, Wapres menyampaikan permohonan maaf sekaligus memastikan pemerintah menindaklanjuti keluhan keluarga dan mengoptimalkan penanganan para korban. Wapres memahami kekhawatiran orang tua terhadap kondisi kesehatan anak-anak mereka.
Ia menegaskan, pemerintah berkomitmen memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan yang diperlukan. Ia juga memastikan, investigasi atas kejadian tersebut terus berjalan.
“Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian ini. Bapak-Ibu berhak khawatir dengan kondisi saat ini dan saya sangat memahami kekhawatiran Bapak-Ibu semua,” ucapnya, Senin, 28 September 2026.
Dalam dialog tersebut, salah satu orang tua siswa, Faizun, meminta pemerintah mengevaluasi program MBG. Ia juga meminta pemerintah mencarikan solusi agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
“Kami akan carikan solusi terbaik, Pak. Yang jelas tata kelolanya harus diperbaiki sehingga kejadian-kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” ujar Wapres.
Wapres menjelaskan, kunjungannya ke Bawang merupakan bentuk perhatian langsung pemerintah memastikan korban tertangani dengan baik. Selain itu, ia meminta agar investigasi segera dituntaskan dan pengawasan diperkuat guna mencegah kejadian serupa.
“Hari ini saya datang langsung ke sini untuk memastikan korban tertangani dengan baik. Keluarga mendapat kepastian, investigasi dituntaskan, dan pengawasan diperkuat,” imbuhnya.
Terkait investigasi, Wapres meminta agar prosesnya dilakukan secara cepat dan hasilnya disampaikan secara terbuka kepada keluarga korban. Ia juga menegaskan bahwa kejadian serupa tidak boleh terulang.
“Proses investigasi sedang berjalan. Tapi saya pastikan dilakukan dengan cepat dan hasil investigasi akan diinformasikan kepada Bapak-Ibu secara terbuka dan transparan,” ujar Wapres.
Di akhir pertemuan, Wapres meminta pemerintah daerah memastikan setiap keluhan keluarga korban ditindaklanjuti secara jelas dan terkoordinasi. Ia juga meminta Bupati menetapkan penanggung jawab atau person in charge (PIC) lintas sektor.
“Setiap keluhan orang tua atau keluarga korban harus ditindaklanjuti. Pak Bupati, tolong tentukan PIC lintas BGN, Dinkes, Disdikbud, dan Pemkab untuk menjawab isu kesehatan, layanan siswa,” kata Wapres.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....