PT SOW Dorong Peternakan Modern Berbasis Genetika Unggul

  • 28 Sep 2026 09:11 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Sulawesi Optima Wirakarya (PT SOW) mendorong modernisasi peternakan Indonesia melalui penerapan genetika unggul, manajemen modern, dan biosecurity terintegrasi.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi perusahaan dalam International Livestock, Dairy, Meat Processing and Aquaculture Exhibition Indonesia 2026.

Presiden Direktur PT SOW Andreas Surjaputra mengatakan forum tersebut menjadi ruang berbagi pengetahuan dan membuka peluang kolaborasi industri. Menurutnya, pertukaran pengetahuan penting untuk mendorong penerapan praktik peternakan modern secara terintegrasi dan berkelanjutan di Indonesia.

“Pertukaran pengetahuan menjadi penting untuk mendorong penerapan praktik peternakan modern,” ujar Andreas dalam keterangan tertulis, Senin, September 2026. Ia mengatakan kolaborasi diarahkan memperkuat genetika, manajemen peternakan, dan biosecurity untuk meningkatkan produktivitas serta daya saing industri nasional.

PT SOW bekerja sama dengan perusahaan genetika ternak asal Denmark, DanBred, mengembangkan DanBred Hybrid atau F1 untuk peternak Indonesia.

Hasil persilangan DanBred Landrace dan DanBred Yorkshire tersebut memiliki sejumlah karakteristik yang mendukung produktivitas dan efisiensi peternakan modern.

Indukan tersebut berpotensi menghasilkan sedikitnya 14 anak sapih pada kelahiran pertama serta memiliki efisiensi pakan yang baik. Genetika tersebut juga dinilai adaptif terhadap kondisi tropis, memiliki sifat keibuan, kualitas ambing, dan produksi susu yang mendukung pertumbuhan.

“Kami melihat genetika sebagai investasi jangka panjang bagi industri,” kata Andreas mengenai pengembangan indukan berkualitas untuk peternak Indonesia. Menurutnya, kualitas indukan yang semakin baik memberikan peluang membangun produktivitas konsisten sekaligus memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi peternak.

Key Account Manager DanBred Henrik Nielsen mengatakan pengembangan genetika DanBred didukung pengalaman lebih dari 100 tahun dalam targeted breeding. Basis data genetika DanBred juga mencatat lebih dari 34 juta data points sejak 1991 untuk mendukung pengembangan berkelanjutan.

"Penggunaan genetika DanBred memberikan tiga manfaat utama bagi peternak, yaitu meningkatkan produktivitas, efisiensi pakan, dan nilai ekonomi, Pembaruan genetika berkala membantu peternak mempertahankan sekaligus meningkatkan performa ternaknya dari waktu ke waktu secara berkelanjutan," ujar Henrik.

Penerapan genetika tersebut dilakukan melalui Batu Likupang Integrated Farm di Sulawesi Utara sebagai bagian ekosistem peternakan PT SOW. Pengembangan peternakan turut mempertimbangkan lingkungan, manajemen, nutrisi, kesehatan, serta kesejahteraan hewan untuk menjaga performa ternak tropis.

Technical Service Manager DanBred Southeast Asia Ariel Peregrino menekankan pentingnya manajemen dan biosecurity sebagai bagian integral sistem produksi peternakan. Menurutnya, penerapan manajemen tepat dapat membantu indukan beradaptasi sekaligus mempertahankan performa tinggi dalam kondisi iklim tropis.

“Dari pengalaman kami di Filipina, babi dapat berperforma sangat baik di iklim tropis. Produktivitas hingga 37 ekor anak sapih per induk per tahun dapat dicapai dengan manajemen tepat," ujar Ariel.

Founder Vestin Agro Consulting Bjarne Vest menilai biosecurity merupakan bagian tidak terpisahkan dari pengembangan sistem peternakan modern berkelanjutan. Menurutnya, biosecurity perlu diterapkan secara konsisten dalam kegiatan operasional sehari-hari untuk memberikan perlindungan optimal bagi peternakan.

“Sistem biosecurity yang sederhana tetapi dijalankan dengan disiplin dapat memberikan perlindungan lebih baik. Prosedur biosecurity harus dipahami, dijalankan secara disiplin, dan diterapkan konsisten setiap hari oleh seluruh pekerja," kata Bjarne.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....