Mensos Pastikan Bantuan Bencana Rp435,3 Miliar Cair

  • 21 Sep 2026 09:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kemensos memastikan bantuan pascabencana Sumatra senilai Rp435,3 miliar telah cair dan siap disalurkan
  • Bantuan terdiri atas Rp322,827 miliar untuk isi hunian dan Rp112,5 miliar untuk jaminan hidup
  • Bantuan diperuntukkan bagi 107.609 kepala keluarga dan 83.333 jiwa terdampak bencana
  • Bantuan terbesar dialokasikan untuk Kabupaten Aceh Utara senilai Rp328,456 miliar
  • Penyaluran bantuan dilakukan melalui PT Pos Indonesia kepada masyarakat yang berhak menerima

RRI.CO.ID, Ngawi - Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf memastikan bantuan pascabencana Sumatra senilai Rp435,3 miliar telah cair dan siap disalurkan. Bantuan berupa jaminan hidup dan isi hunian tersebut diperuntukkan bagi masyarakat terdampak di enam kabupaten dan kota.

Gus Ipul mengatakan bantuan akan disalurkan melalui PT Pos Indonesia kepada masyarakat yang berhak menerima. Ia menyampaikan hal tersebut di sela kunjungannya ke Sekolah Rakyat di Ngawi, Sabtu 19 September 2026.

“Hari ini bantuan jaminan hidup dan isi hunian untuk enam kabupaten/kota di Sumatra sudah cair. Totalnya Rp435,3 miliar dan siap disalurkan melalui PT Pos kepada masyarakat yang berhak menerima,” kata Gus Ipul.

Dari total bantuan tersebut, Rp322,827 miliar merupakan bantuan isi hunian bagi 107.609 kepala keluarga. Sementara Rp112,500 miliar berupa bantuan jaminan hidup bagi 83.333 jiwa.

Bantuan terbesar dialokasikan untuk Kabupaten Aceh Utara sebesar Rp328,456 miliar. Bantuan tersebut terdiri atas Rp305,7 miliar untuk isi hunian bagi 101.900 kepala keluarga dan Rp22,756 miliar untuk jaminan hidup 16.857 jiwa.

Kabupaten Tapanuli Tengah mendapatkan Rp72,977 miliar, Kota Langsa Rp32,674 miliar, dan Kabupaten Nagan Raya Rp398,7 juta. Sementara Kabupaten Tapanuli Utara mendapat Rp267,45 juta dan Kabupaten Lima Puluh Kota Rp553,15 juta.

Gus Ipul mengatakan pencairan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat setelah bencana. Bantuan jaminan hidup ditujukan untuk membantu kebutuhan dasar, sedangkan isi hunian membantu keluarga melengkapi kembali kebutuhan rumah tangga.

“Setelah dananya cair, yang paling penting adalah memastikan bantuan segera sampai kepada penerima. Kemudian, benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujar Gus Ipul.

Kementerian Sosial (Kemensos) akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memastikan penyaluran berjalan tertib dan tepat sasaran. Pemerintah berharap bantuan tersebut menjadi penguat bagi keluarga terdampak untuk bangkit dan menata kembali kehidupan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....