Empat Penyelam Damkarmat Banjar Dikerahkan Cari Korban di Bodi KM Virgo
- 20 Sep 2026 21:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemerintah Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, mengerahkan empat personel bersertifikasi penyelaman untuk memperkuat operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8.
- Proses pencarian difokuskan di bodi kapal sekitar lokasi kecelakaan, perairan Masalembu, Madura, Selat Jawa.
- Kepala Dinas Damkarmat Kabupaten Banjar Agus Siswanto mengatakan pengerahan personel disesuaikan dengan kompetensi yang dimiliki untuk memperkuat kemampuan tim SAR.
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Pemerintah Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, mengerahkan empat personel bersertifikasi penyelaman untuk memperkuat operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8. Proses pencarian difokuskan di bodi kapal perairan sekitar lokasi kecelakaan, perairan Masalembu, Madura, Selat Jawa.
Keempat personel dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banjar itu telah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Mereka langsung bergabung dengan tim SAR gabungan yang menangani pencarian korban kapal yang terbalik saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin.
Kepala Dinas Damkarmat Kabupaten Banjar Agus Siswanto mengatakan pengerahan personel disesuaikan dengan kompetensi yang dimiliki untuk memperkuat kemampuan tim SAR. Khususnya, dalam pencarian korban di lingkungan perairan.
“Penugasan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan dan tanggung jawab kemanusiaan Dinas Damkarmat Banjar dalam mendukung operasi SAR gabungan. Khususnya pada kondisi yang membutuhkan kemampuan penyelamatan di lingkungan perairan,” ujarnya di Martapura, Minggu 20 September 2026.
Agus menjelaskan, keempat personel memiliki kompetensi dan sertifikasi Water Rescue serta penyelaman. Dengan kemampuan tersebut, mereka dapat membantu pencarian di area yang membutuhkan penyelaman atau penanganan khusus di bawah permukaan air.
Dalam pelaksanaannya, para personel akan mengikuti prosedur keselamatan. Serta arahan dan koordinasi unsur SAR yang memegang kendali operasi di lapangan.
“Keselamatan korban adalah prioritas utama, namun keselamatan rescuer juga tidak boleh diabaikan. Setiap tindakan harus dilakukan secara terukur, disiplin dan berdasarkan standar operasional penyelamatan,” katanya.
Menurut Agus, keterlibatan personel penyelam dari daerah menjadi bagian penting untuk memperkuat kapasitas operasi SAR. Pencarian korban di lingkungan perairan membutuhkan personel dengan kompetensi khusus dan penerapan prosedur keselamatan yang ketat.
“Bagi kami, tugas penyelamatan bukan sekadar pekerjaan, tetapi merupakan panggilan kemanusiaan. Ketika masyarakat membutuhkan pertolongan, kompetensi yang dimiliki harus hadir dan memberikan manfaat,” ujarnya.
Agus juga mengapresiasi keterlibatan TNI, Polri, Basarnas, instansi pemerintah, relawan, serta seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8. Ia menegaskan Damkarmat Kabupaten Banjar siap memberikan dukungan sesuai kapasitas, kompetensi, dan kewenangan untuk membantu tim SAR menemukan korban yang masih dalam pencarian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....