BMKG Ungkap Hujan di Jakarta dan Sekitarnya Dipengaruhi Modifikasi Cuaca
- 20 Sep 2026 12:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Hujan yang turun di Jakarta dan sekitarnya selama dua hari terakhir dipengaruhi oleh operasi modifikasi cuaca (OMC) yang dilakukan BMKG pada 18-20 September 2026.
- Operasi modifikasi cuaca mencakup wilayah DKI Jakarta dengan basis operasional di Pondok Cabe dan Jawa Barat yang berpusat di Pangkalan TNI AU Husein Sastranegara, Bandung.
RRI.CO.ID, Jakarta – Hujan yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya selama dua hari terakhir dipengaruhi operasi modifikasi cuaca (OMC). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari pada 18-20 September 2026.
Sekretaris Utama BMKG, Guswanto, mengatakan pelaksanaan OMC dilakukan di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat. Bandara Pondok Cabe menjadi basis pelaksanaan di Jakarta, sedangkan Pangkalan TNI AU Husein Sastranegara, Bandung, untuk Jawa Barat.
“Jadi selama tiga hari itu ada program modifikasi cuaca oleh BMKG,” ujarnya, Minggu 20 September 2026. “Pertama-tama untuk wilayah DKI Jakarta dan selanjutnya Jawa Barat.”
Guswanto menambahkan pelaksanaan OMC dilakukan ketika terdapat dinamika atmosfer Kelvin yang melintas di wilayah kedua provinsi tersebut. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung pelaksanaan modifikasi cuaca.
“Adanya dinamika atmosfer Kelvin yang sedang melintas itu sangat mendukung operasi,” ucapnya. Sehingga, lanjut Guswanto, operasi modifikasi cuaca tersebut berhasil menciptakan hujan di beberapa tempat di wilayah tersebut.
Pelaksanaan OMC di Jakarta dan Jawa Barat menggunakan pesawat dengan dukungan pembiayaan dari pihak berbeda. Untuk wilayah Jakarta digunakan pesawat Cessna Grand Caravan C208B yang tinggal landas dari Bandara Pondok Cabe.
Sedangkan OMC wilayah Jawa Barat menggunakan pesawat Casa 212-200 yang take-off dari Lanud Husein Sastranegara. Pembiayaan operasi di Jakarta dilakukan oleh BPBD DKI, sedangkan di Jawa Barat oleh Perum Jasa Tirta II.
BMKG juga memprakirakan musim hujan mulai berlangsung secara bertahap pada pertengahan hingga akhir Oktober 2026. Sementara puncak musim hujan diperkirakan terjadi pada Januari hingga Februari 2027.
“Menurut pengamatan kami, musim hujan secara gradual atau bertahap terjadi pada pertengahan sampai akhir Oktober,” ujar Guswanto. “Setelah itu baru mulai puncaknya kira-kira di Januari-Februari.”
Hujan mengguyur sejumlah wilayah di Jakarta, Depok, dan Bogor pada Jumat malam, 18 September 2026. Kemudian pada Sabtu, 19 September 2026 menyusul di wilayah Jakarta Selatan, Tangerang Selatan, hingga Depok.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....