TNI Fair 2026 Dikunjungi Lebih dari Enam Ribu Warga di Hari Pertama

  • 19 Sep 2026 14:52 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Lebih dari 6.000 warga mengunjungi TNI Fair 2026 pada hari pertama di kawasan Monas.
  • TNI menyediakan layanan kesehatan, pemeriksaan psikologi, pelatihan bantuan hidup dasar, serta puluhan ribu makanan gratis
  • Puncak HUT ke-81 TNI akan melibatkan lebih dari 51.000 personel dan lebih dari 900 alutsista

RRI.CO.ID, Jakarta – TNI Fair 2026 di Monas dikunjungi lebih dari 6.000 warga pada Sabtu, 19 September 2026. Rangkaian HUT ke-81 TNI tersebut menghadirkan layanan kesehatan, pameran alutsista, hingga makan gratis bagi masyarakat.

Kapuspen TNI Mayjen TNI Muhammad Nas mengatakan TNI Fair berlangsung selama dua hari dan terbuka untuk masyarakat. Antusiasme pengunjung diperkirakan meningkat pada hari kedua seiring pelaksanaan TNI Run dan Fun Walk.

“Kami rasa luar biasa, hari ini mereka datang sekitar enam ribu lebih. Besok kita harapkan lebih dari 20 ribu,” ujarnya kepada wartawan, Jakarta, Sabtu, 19 September 2026.

Peningkatan jumlah pengunjung juga diperkirakan terdorong oleh dua kegiatan olahraga yang digelar Minggu. TNI Run dimulai dan berakhir di Monas, sedangkan Fun Walk bergerak dari GBK menuju Monas.

Selain kegiatan olahraga, TNI Fair juga menghadirkan berbagai layanan kesehatan gratis bagi masyarakat. Layanannya meliputi donor darah, pengobatan umum, pemeriksaan gigi, khitanan, operasi katarak, hingga operasi bibir sumbing.

Tak hanya itu, Mabes TNI menyediakan pemeriksaan psikologi secara daring maupun langsung bagi masyarakat. Pemeriksaan tersebut menargetkan 8.100 peserta dan diharapkan nantinya dapat mencatatkan rekor MURI.

Pelayanan kepada masyarakat turut dilengkapi pelatihan bantuan hidup dasar untuk siswa maupun masyarakat umum. Menurut Muhammad Nas, rangkaian tersebut menjadi bentuk kehadiran TNI yang terus berjalan bersama masyarakat.

“Ini menunjukkan TNI hadir untuk rakyat dan TNI ada bersama rakyat. Kami selalu ada untuk masyarakat,” katanya.

Kedekatan tersebut juga dibangun melalui rangkaian kegiatan yang telah berlangsung menjelang HUT ke-81 TNI. Salah satunya Piala Panglima TNI yang mencakup 72 cabang olahraga dan kegiatan nonpertandingan.

Untuk kegiatan nonpertandingan, TNI menghadirkan festival band, festival siber, serta festival foto dan video pendek. Rangkaian tersebut diharapkan semakin mendorong masyarakat untuk mengenal sekaligus terlibat dalam berbagai kegiatan TNI.

Sementara itu, pameran alutsista menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat selama TNI Fair berlangsung. Berbagai alutsista dan hasil penelitian teknologi militer ditampilkan langsung kepada pengunjung di kawasan Monas.

Teknologi tersebut merupakan hasil penelitian dan pengembangan dari sejumlah unsur di lingkungan TNI. Pengembangannya terus dilakukan untuk meningkatkan kemampuan teknologi militer sekaligus memperkuat pertahanan negara.

Masyarakat juga dibebaskan memasuki area pameran dan melihat langsung berbagai perlengkapan militer yang tersedia. Sejumlah perlengkapan bahkan dapat dicoba pengunjung selama penggunaannya tidak menimbulkan risiko keselamatan.

Selain menikmati pameran, masyarakat juga mendapatkan makanan gratis dari dapur lapangan TNI dan pelaku UMKM. Sebanyak 15.000 paket makanan disediakan untuk masyarakat yang hadir pada hari pertama TNI Fair.

“Hari ini disiapkan 15 ribu paket makan gratis. Besok akan disiapkan 30 ribu paket makan gratis,” ujarnya.

Jumlah tersebut turut dilengkapi sekitar 6.000 porsi makanan dari kuali raksasa milik Bobon Santoso. Seluruh makanan tersebut disiapkan untuk masyarakat yang hadir mengikuti rangkaian kegiatan di kawasan Monas.

Dari pelaksanaan TNI Fair, rangkaian kegiatan selanjutnya bergerak menuju puncak HUT ke-81 TNI. Upacara puncak dijadwalkan berlangsung pada 5 Oktober 2026 dengan parade dan defile di Monas.

Lebih dari 51.000 personel direncanakan terlibat dalam parade dan defile pada puncak peringatan tersebut. Sementara lebih dari 900 alutsista dipersiapkan untuk tampil dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Tak hanya personel dan alutsista, kuda serta anjing pelacak juga direncanakan ikut memeriahkan peringatan. Atraksi udara dan darat turut dipersiapkan sebagai bagian penampilan kemampuan TNI kepada masyarakat.

Sehari sebelum upacara, TNI juga akan menggelar sailing pass atau naval parade pada 4 Oktober. Rangkaian tersebut akan menampilkan sejumlah unsur kapal dan pesawat yang dimiliki maupun diperkuat TNI.

“Nanti akan ditampilkan kemampuan atraksi udara dan atraksi darat. Naval parade dilaksanakan tanggal 4 sebelum pelaksanaan upacara,” katanya.

Dalam naval parade tersebut, kapal Garibaldi dari Italia juga direncanakan ikut ditampilkan. Muhammad Nas menyebut pesawat Rafale turut menjadi bagian alutsista yang akan diperlihatkan.

Sejumlah alutsista lainnya juga akan disiapkan sebagai latar pelaksanaan upacara puncak di kawasan Monas. Keseluruhan rangkaian diarahkan untuk menunjukkan kemampuan, kekuatan, serta profesionalisme TNI dalam mempertahankan negara.

“Ini semua dilaksanakan sebagai wujud show of force. Kemampuan, kekuatan, dan profesionalisme TNI siap untuk mempertahankan negara,” ujarnya.

Sebelum memasuki puncak peringatan, TNI juga menjadwalkan doa bersama lintas agama pada 1 Oktober 2026. Kegiatan di Monas tersebut akan dipimpin Panglima TNI bersama sejumlah tokoh lintas agama.

Doa bersama digelar untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI. Selain itu, kegiatan tersebut juga ditujukan untuk mendoakan bangsa dan negara Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....