Komisi VII DPR RI Serap Aspirasi Industri di PT M-Class Industry Karawang
- 18 Sep 2026 12:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke PT M-Class Industry, Karawang, Jawa Barat pada Jumat, 18 September 2026 untuk menyerap aspirasi dan mendengar persoalan perusahaan.
- Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay ingin mendengar langsung kondisi perusahaan dari pihak yang menangani kegiatan operasionalnya.
- Komisi VII DPR RI mencari cerita keberhasilan perusahaan sebagai bahan evaluasi dan pembelajaran dalam kegiatan pengawasan industri.
RRI.CO.ID, Karawang – Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke PT M-Class Industry, Karawang, Jawa Barat, Jumat, 18 September 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyerap aspirasi sekaligus mendengar langsung berbagai persoalan yang dihadapi perusahaan.
Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay mengatakan, pihaknya ingin mendengar langsung kondisi perusahaan dari pihak yang menangani kegiatan perusahaan. Komisi VII juga ingin mendapatkan cerita keberhasilan perusahaan sebagai bahan dalam kunjungan kerja tersebut.
“Kami ini keliling ke banyak perusahaan, ya tempat-tempat seperti ini. Hari ini kita datang ke sini untuk mendengarkan langsung dari bapak ibu yang memang bekerja dan menangani perusahaan ini,” kata Saleh.
Saleh mengatakan, Komisi VII juga ingin mendengar berbagai keluh kesah yang disampaikan perusahaan. Menurutnya, persoalan tersebut dapat berkaitan dengan pelayanan pemerintah maupun urusan dengan pemerintah yang belum selesai.
“Kami juga ingin mendengar keluh kesah dari perusahaan ini. Baik keluh kesah karena mungkin pelayanan pemerintah yang belum maksimal, atau misalnya ada urusan dengan pemerintah yang tidak selesai,” ujarnya.
Saleh menambahkan, persoalan yang ingin didengar juga dapat berkaitan dengan pajak dan hal lainnya. Berbagai persoalan tersebut nantinya dapat diadvokasi melalui fungsi dan tugas DPR.
“Mungkin juga ada persoalan misalnya katakanlah pajak misalnya. Atau hal-hal lainnya yang berkenaan yang bisa diadvokasi langsung melalui fungsi dan tugas dari DPR,” katanya.
Menurut Saleh, Komisi VII memiliki fungsi membuat undang-undang, menyetujui anggaran, dan melakukan pengawasan. Karena itu, aspirasi dari perusahaan menjadi bagian yang ingin digali dalam kunjungan kerja spesifik tersebut.
Selain menyerap keluhan perusahaan, Komisi VII juga ingin mendengar aspirasi terkait perbaikan regulasi. Aspirasi tersebut juga mencakup kebutuhan penganggaran untuk pengembangan unit pabrik dan tempat kerja.
“Kemudian yang ketiga, kami juga ingin mendengar aspirasi apa yang ingin disampaikan kepada kami dalam konteks memperbaiki regulasi yang ada di DPR, atau juga mungkin penganggaran,” ujar Saleh.
Saleh juga mengatakan, Komisi VII ingin memperoleh informasi terkait karyawan yang bekerja di PT M-Class Industry. Informasi tersebut menjadi bagian yang ingin digali dalam kunjungan kerja spesifik Komisi VII.
“Kita juga ingin mendapatkan informasi terkait dengan teman-teman yang bekerja di sini, maksud saya karyawan-karyawannya. Karena saya lihat perusahaan ini besar, dari depan tadi ke sini kan lumayan luas tempatnya itu,” ucap Saleh.
Saleh berharap hasil kunjungan dapat menjadi rujukan Komisi VII dalam menjalankan fungsi advokasi dan pengawasan. Hasil kunjungan tersebut juga diharapkan dapat membantu menyelesaikan dan menyempurnakan tugas anggota DPR.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....