IMIP Benahi 9 Kilometer Drainase Trans Sulawesi
- 18 Sep 2026 20:08 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- IMIP memasang drainase beton U-ditch sepanjang 9.078 meter di ruas jalan nasional Trans Sulawesi.
- Hingga September 2026, sebanyak 3.245 unit telah terpasang dari target 4.411 unit sampai akhir tahun.
- Penataan drainase ditujukan memperlancar aliran air, mengurangi genangan, serta mendukung keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
RRI.CO.ID, Morowali – PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) membenahi drainase sepanjang 9.078 meter di ruas jalan nasional Trans Sulawesi. Hingga September 2026, sebanyak 3.245 unit U-ditch telah terpasang di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali.
Penataan infrastruktur publik tersebut menjadi dukungan IMIP terhadap pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan kualitas sarana umum. Pekerjaan pemasangan drainase beton precast U-ditch itu masih berlanjut hingga Desember 2026.
Total U-ditch yang diproyeksikan terpasang hingga akhir tahun mencapai 4.411 unit. Pemasangan dilakukan untuk mendukung penataan drainase di sekitar kawasan industri dan jalur yang digunakan masyarakat.
Head of Department CSR PT IMIP Tommy Adi Prayogo mengatakan manfaat pembangunan tersebut tidak hanya untuk kawasan industri. Infrastruktur itu juga menyentuh kepentingan publik karena berada di jalur yang digunakan masyarakat setiap hari.
“Karena sarana ini berada di sepanjang jalur yang digunakan masyarakat umum setiap hari. Manfaatnya tidak hanya mendukung kebutuhan kawasan industri,” kata Tommy, Rabu, 16 September 2026.
Penataan drainase tersebut bertujuan memperlancar aliran air sekaligus mengurangi potensi genangan di sekitar badan jalan. Kondisi itu diharapkan mendukung jalan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat maupun pengguna jalan.
Pada tahap pertama hingga ketiga selama 2025, IMIP telah membangun drainase sepanjang 3,6 kilometer di Desa Labota. Pekerjaan kemudian dilanjutkan menuju wilayah Keurea dan Fatufia.
Hingga April 2026, pembangunan drainase beton di Desa Fatufia telah terealisasi sekitar satu kilometer. Titik pekerjaan dimulai dari perbatasan desa, melintasi Keurea, hingga depan kantor IMIP.
“Jalan nasional Trans Sulawesi merupakan jalur dengan mobilitas masyarakat dan kendaraan yang tinggi. Sistem drainase diharapkan membuat limpasan air hujan mengalir lebih lancar,” ujarnya.

Menurut Tommy, kelancaran aliran tersebut dapat mengurangi potensi genangan di sekitar badan jalan. IMIP juga memastikan saluran tetap berfungsi agar kawasan sekitar aman dan nyaman bagi pengguna jalan.
Pemasangan U-ditch tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan panjang saluran. Pekerjaan tersebut menjadi bagian pembenahan sistem drainase kawasan industri Bahodopi secara menyeluruh.
Sistem drainase tersebut dirancang dengan menyesuaikan kondisi wilayah setempat. Pembenahan diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar kawasan industri.
Tommy berharap penguatan infrastruktur publik dapat terus mendukung mobilitas masyarakat di Bahodopi. Infrastruktur tersebut juga diharapkan meningkatkan daya ekonomi yang terus tumbuh seiring aktivitas industri.
Selain drainase, IMIP turut melakukan penanganan terhadap kondisi jalan di sekitar kawasan. Pada Februari 2026, perbaikan darurat dilakukan pada 10 titik jalan rusak sepanjang 1,29 kilometer.
Perbaikan tersebut dilakukan melalui penimbunan pada sejumlah ruas yang mengalami kerusakan. Sebelumnya, pada 2025, IMIP juga meningkatkan kondisi jalan nasional sepanjang 1,6 kilometer di 18 titik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....