Wamen LH Minta Penyelarasan Data untuk Penanganan Karhutla
- 17 Sep 2026 15:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Wakil Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH), Diaz Hendropriyono, meminta penyelarasan data kebakaran hutan dan lahan (karhutla) setiap instansi. Menurut dia, hal ini menjadi dasar untuk memperkuat penanganan karhutla terutama di Kalimantan Timur.
Diaz mengatakan perbedaan sumber data perlu segera diselaraskan agar pemerintah memiliki gambaran yang sama. Terutama mengenai titik-titik karhutla sehingga dapat menentukan langkah penanganan secara lebih tepat.
“Saat ini setiap instansi mengambil data dari satelit yang berbeda-beda,” ujarnya, Kamis 17 September 2026. “Sehingga kami akan membahas bagaimana menyinkronkan perbedaan data dari satelit-satelit tersebut.”
Wamen menambahkan data-data yang digunakan selama ini berasal dari sejumlah satelit seperti NOAA-20, Terra/Aqua, dan SNPP. Menurut dia, perbedaan sumber tersebut perlu diselaraskan sebelum dilakukan verifikasi lebih lanjut di lapangan.
Diaz menyatakan penggunaan satu sumber satelit dalam pemantauan kebakaran oleh ASEAN dapat menjadi pembelajaran bagi Indonesia. “Kalau data sudah sinkron, tentunya kami akan melakukan verifikasi lapangan lebih lanjut untuk segera ditindaklanjuti,” katanya.
Selain penguatan sistem pemantauan, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) juga terus mengawasi perusahaan yang konsesinya terindikasi memiliki titik kebakaran. Sekitar 50 perusahaan di delapan provinsi sebelumnya telah disegel untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.
Menurut Wamen, apabila hasil pemeriksaan menunjukkan keterlibatan perusahaan dalam kebakaran, pemerintah akan memberikan sanksi. Saat penanganan di lapangan, pemerintah juga mendorong kolaborasi dengan sektor swasta.
Wamen menegaskan pihaknya juga membangun sumur bor di lokasi yang sulit memperoleh sumber air. “Ini dilakukan untuk mendukung proses pemadaman karhutla,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....