KAI dan INKA Percepat Perawatan Tujuh Trainset KRL Jabodetabek

  • 16 Sep 2026 15:13 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • KAI dan INKA merawat tujuh trainset KRL iE305/CLI 225 secara bertahap demi mendukung kelancaran layanan Commuter Line Jabodetabek.
  • Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin meninjau langsung kesiapan sarana di fasilitas pabrik INKA Madiun pada Jumat, 11 September 2026.
  • KAI Commuter mencatat lonjakan jumlah pengguna kereta perkotaan yang telah menembus 277,2 juta pelanggan hingga Agustus 2026.

RRI.CO.ID, Madiun - PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) bersama PT Industri Kereta Api (Persero) (INKA) merawat tujuh trainset kereta. Pemeliharaan sarana tipe KRL iE305/CLI 225 tersebut bertujuan untuk mendukung kesiapan operasional harian Commuter Line Jabodetabek (KRL).

Satu rangkaian kereta ditargetkan siap beroperasi pada minggu ini setelah menjalani tahapan akhir proses pemeriksaan. Enam rangkaian lainnya diselesaikan secara bertahap dengan target penuntasan pada 25 September dan 9 Oktober 2026.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin meninjau fasilitas INKA di Madiun pada Jumat, 11 September 2026. Kunjungan kerja tersebut bertujuan untuk mempercepat koordinasi penyelesaian pekerjaan pemeliharaan seluruh armada secara tepat waktu.

“KAI memastikan setiap proses perawatan sarana dilakukan sesuai standar keselamatan dan keandalan yang berlaku. Kesiapan layanan Commuter Line Jabodetabek menjadi perhatian utama seiring tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat,” ujar Bobby dalam keterangan kepada RRI.co.id , Rabu, 16 September 2026.

Proses tersebut mencakup pemeriksaan sistem dan komponen teknis sarana sebelum kembali digunakan dalam pelayanan publik. Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan mekanisme serah terima sarana kepada operator transportasi.

KAI Commuter sebagai anak usaha terus memperkuat kolaborasi bersama pihak pabrikan guna menjaga keandalan armada. “Setiap trainset yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian pemeriksaan dan dinyatakan siap akan diserahkan kepada KAI Commuter untuk mendukung pelayanan Commuter Line Jabodetabek sesuai kebutuhan operasional,” ujar Anne Purba.

Jumlah pengguna kereta komuter Jabodetabek meningkat dari 257 juta pelanggan pada 2015 menjadi 401 juta pada 2025. Volume penumpang moda transportasi massal tersebut telah mencapai angka 277,2 juta orang sepanjang Januari hingga Agustus 2026.

Anne menegaskan kembali komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan seluruh sarana transportasi publik bagi masyarakat perkotaan. Jaringan infrastruktur pendukung juga bertambah dari 71 stasiun pada 2015 menjadi 85 stasiun pada 2026.

“Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan setiap trainset yang kembali beroperasi memenuhi standar keselamatan, keandalan sarana, serta kebutuhan operasional Commuter Line Jabodetabek,” kata Anne.

Koordinasi intensif antara pihak operator dan produsen terus berjalan demi menjamin kelancaran mobilitas harian warga. Setiap tahapan pekerjaan pemeliharaan sarana diarahkan secara konsisten untuk selalu mengutamakan aspek keselamatan seluruh penumpang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....