Pabrik Grease Shell Beroperasi, Pasokan Domestik Makin Kuat
- 16 Sep 2026 10:02 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pabrik grease Shell yang baru beroperasi memperkuat pasokan produk grease secara domestik dan mengurangi ketergantungan impor.
- Fasilitas Grease Manufacturing Plant mendukung efisiensi rantai pasok dan ketersediaan produk yang lebih baik untuk industri nasional.
- Peresmian pabrik ini sejalan dengan strategi Kemendag mengintegrasikan investasi, industri, dan perdagangan untuk meningkatkan resiliensi neraca perdagangan dan daya saing basis produksi domestik.
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri menyebut beroperasinya pabrik grease Shell memperkuat pasokan domestik. Kehadiran fasilitas tersebut juga mendukung efisiensi rantai pasok dan ketersediaan produk bagi industri nasional.
Roro menyebut peresmian Grease Manufacturing Plant (GMP) memiliki keterkaitan erat dengan fokus Kemendag dalam mengintegrasikan investasi, industri, dan perdagangan. Menurutnya, integrasi tersebut penting untuk menjaga resiliensi neraca perdagangan serta meningkatkan daya saing basis produksi domestik.
“Peresmian hari ini jauh lebih bermakna dari sekadar pembukaan fasilitas manufaktur baru. Ini merupakan representasi dari komitmen bersama untuk memperkuat ekosistem industri Indonesia,” ujar Roro di Jakarta, Selasa, 15 September 2026.
Shell memulai pembangunan konstruksi pabrik tersebut pada pertengahan 2025. Roro menyebut fasilitas itu memiliki kapasitas produksi sekitar 12 juta liter per tahun.
Menurut Roro, investasi tersebut mencerminkan kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi jangka panjang Indonesia. Fasilitas GMP menjadi salah satu pabrik gemuk paling signifikan bagi Shell Global yang akan memosisikan Indonesia sebagai pusat pelayanan pasar regional.
“Untuk mempertahankan neraca perdagangan yang sehat dan tangguh, kita membutuhkan basis industri domestik yang lebih kompetitif. Kehadiran fasilitas manufaktur modern seperti Shell ini akan berkontribusi langsung dalam memperkuat pasokan domestik,” kata Roro.
Pada paruh pertama 2026, realisasi investasi Indonesia mencapai Rp1.010,6 triliun, tumbuh 7,2 persen secara tahunan. Capaian tersebut menjadi bagian dari perkembangan investasi yang mendukung kegiatan ekonomi nasional.
Roro menyebut operasional GMP terkoneksi dengan upaya Kemendag dalam pengamanan pasar domestik. Melalui produksi gemuk di dalam negeri, Shell Indonesia berkontribusi memastikan ketersediaan produk bagi industri nasional sekaligus mendukung efisiensi rantai pasok.
“Kami memandang ini bukan sekadar substitusi impor. Melainkan peluang emas untuk membangun ekosistem manufaktur domestik yang jauh lebih kompetitif dan berkelanjutan,” ucap Roro.
Dalam aspek ketenagakerjaan, Roro mengapresiasi penyerapan tenaga kerja Indonesia di fasilitas berteknologi tinggi tersebut. Pemerintah berharap talenta lokal dapat meningkatkan keterampilan, memperoleh pengalaman berstandar internasional, serta masuk dalam jaringan pengetahuan dan rantai nilai global Shell.
Presiden Direktur dan Country Chair Shell Indonesia Andri Pratiwa menyebut beroperasinya GMP meningkatkan pasokan gemuk buatan dalam negeri. Ia juga menyampaikan bahwa fasilitas tersebut sepenuhnya digerakkan oleh tenaga kerja lokal asal Indonesia.
“Dengan beroperasinya pabrik ini, pasokan gemuk buatan dalam negeri melonjak dari 90 persen menjadi lebih dari 98 persen. Lebih membanggakannya lagi, pabrik ini 100 persen digerakkan oleh tenaga kerja lokal asal Indonesia,” ujar Andri.
Pimpinan global Shell Machteld de Haan mengapresiasi dukungan pemerintah sejak pembangunan hingga peresmian GMP. Menurutnya, kemitraan yang semakin erat dan berkelanjutan dapat menjadi fondasi bagi kontribusi Shell terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.
“Perayaan pencapaian penting ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Kemitraan yang makin erat dan berkelanjutan ini dapat menjadi fondasi penting bagi Shell untuk terus berkontribusi,” ucap Machteld.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....