Sambut HUT KAI ke-81, Transformasi Tiket KAI Catat Puluhan Juta Transaksi Digital
- 15 Sep 2026 05:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- KAI mencatat 17.009.374 transaksi tiket digital melalui aplikasi pada semester pertama tahun 2026.
- Pengguna terdaftar aplikasi Access by KAI telah mencapai 30.449.049 akun hingga akhir bulan Juni 2026.
- Fasilitas pemindaian wajah boarding telah melayani 5.555.034 penumpang kereta api jarak jauh tahun ini.
RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatatkan sebanyak 17.009.374 transaksi pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI. Capaian operasional perusahaan transportasi massal tersebut direalisasikan pada semester pertama tahun 2026.
Total volume penjualan tiket kereta api jarak jauh dan lokal mencapai 24.544.468 lembar pada periode tersebut. Jumlah total pengguna terdaftar pada aplikasi resmi perusahaan telematika perkeretaapian mencapai 30.449.049 akun.
Perusahaan pelat merah tersebut terus mengoptimalkan mutu pelayanan publik guna menyambut hari ulang tahun ke-81. Jelang ulang tahunnya, pada 28 September 2026, KAI mengajak masyarakat melihat kembali perjalanan transformasi layanan tiket.
Vice President Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia (Persero) Anne Purba menjelaskan evolusi sistem transaksi tiket kereta api. Ini bagian dari strategi transformasi digital perusahaan kereta Indonesia menjawab tantangan zaman.
“Perjalanan tiket kereta api menjadi bagian dari cerita panjang transformasi KAI. Dari pelayanan melalui loket stasiun hingga layanan digital dalam satu aplikasi, setiap tahap menunjukkan bagaimana KAI terus menyesuaikan diri dengan kebutuhan pelanggan,” ujar Anne dalam keterangan kepada RRI.co.id , Selasa, 15 September 2026.
Fasilitas pemindaian wajah mandiri di stasiun telah dimanfaatkan oleh 5.555.034 pelanggan kereta api jarak jauh. Teknologi modern tersebut dihadirkan untuk memberikan kemudahan proses keberangkatan penumpang tanpa harus menunjukkan tiket fisik.
Executive Vice President Corporate Secretary PT KAI, Wisnu Pramudya menegaskan ini bagian dari komitmen peningkatan mutu layanan transportasi. “Kereta api tumbuh bersama perubahan zaman. Tiket yang dahulu menjadi lembar perjalanan fisik kini berkembang menjadi layanan digital yang membantu pelanggan merencanakan perjalanan secara lebih mudah,” kata Wisnu Pramudya.
Perjalanan panjang perkeretaapian nasional membuktikan adaptasi teknologi dari loket stasiun konvensional menuju sistem digital terintegrasi. Perusahaan berkomitmen menghadirkan solusi mobilitas masyarakat yang semakin modern dan efisien di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....