Puluhan Penerbangan Soeta-Kalimantan Ditunda karena Asap

  • 15 Sep 2026 04:57 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Sebanyak 30 penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta mengalami keterlambatan (delay)
  • Hal itu imbas gangguan cuaca buruk berupa kabut asap yang dipicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Kalimantan

RRI.CO.ID, Tangerang - Puluhan penerbangan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta tujuan Kalimantan tertunda ('delay') karena asap. Kondisi udara di atas pulau Kalimantan saat ini tertutup kabut asap imbas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di pulau itu.

Asisten Wakil Komunikasi dan Hukum Bandara Soekarno-Hatta, Yudistiawan mengatakan kabut asap menyebabkan jarak pandang merosot tajam. Di bandara Supadio, Pontianak; Tjilik Riwut, Palangkara dan H Asan, Sampit kabut asap berada di bawah batas minimum penerbangan.

"Hingga pukul 16.00 WIB, (Senin 14 September) sedikitnya delapan penerbangan dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta yang terdampak. Sedangkan kemarin ada 22 penerbangan yang terdampak," ujarnya, Senin 14 Septenber 2026.

Yudistiawan menyampaikan pihaknya bersama pemangku kepentingan terkait terus memantau perkembangan situasi operasional dilapangan. “Kami memahami kondisi ini berdampak pada perjalanan para penumpang," ucapnya.

Pihaknya berkoordinasi dengan maskapai dan stakeholder terkait untuk memastikan penanganan penumpang terdampak berjalan dengan baik. Penanganan penumpang antara lain penyediaan makanan dan minuman ringan selama proses menunggu penerbangan.

Yudistiawan menuturkan Bandara Soekarno-Hatta telah mengaktifkan prosedur "Service Recovery Activation" (SRA). Para calon penumpang yang penerbangannya tertunda diberikan kompensasi berupa bantuan logistik langsung di area ruang tunggu.

Yudistiawan meminta para calon penumpang tujuan Kalimantan untuk memastikan kembali jadwal penerbangannya. “Calon penumpang diimbau untuk memantau jadwal penerbangannya sebelum menuju bandara,” kata dia.

Bandara Internasional Soekarno-Hatta menyediakan layanan pelanggan "Contact Center InJourney Airports". Layanan itu melalui saluran telepon resmi di nomor 172.

General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Heru Karyadi membenarkan 22 penerbangan rute Bandara Soekarno Hatta-Kalimantan dibatalkan. Pembatalan itu terjadi pada Minggu 13 September 2026 akibat kabut asap di tiga bandara di Kalimantan dibawah batas minimum penerbangan.

Bandara itu adalah Supadio Pontianak, Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya dan Bandara H Asan Sampit. "Berdasarkan data operasional hingga pukul 18.15 WIB, tercatat 26 penerbangan terdampak, terdiri dari 22 penerbangan dibatalkan, dua penerbangan mengalami keterlambatan," ujarnya.

Manajemen memastikan operasional secara keseluruhan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta tetap berjalan lancar. "Yang lain tidak ada kendala apapun dan berjalan baik," kata dia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....