Menkeu Suahasil Pastikan Defisit APBN Tetap di Bawah 3 Persen

  • 14 Sep 2026 22:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Keuangan Suahasil Nazara berkomitmen mempertahankan defisit APBN di bawah 3 persen sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
  • Pelantikan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 14 September 2026.
  • Pengelolaan APBN yang sehat dan kredibel menjadi fokus utama pemerintahan dalam menjaga stabilitas fiskal negara.

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Keuangan Suahasil Nazara memastikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan tetap dijaga di bawah 3 persen. Komitmen tersebut disampaikan usai dirinya dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta, Senin, 14 September 2026.

Suahasil mengatakan pengelolaan APBN yang sehat dan kredibel menjadi arahan utama yang diberikan Presiden Prabowo Subianto. Karena itu, “Defisit akan tetap di bawah 3 persen,” ujar Suahasil.

Menurutnya, APBN harus mampu menjalankan berbagai program prioritas nasional tanpa mengabaikan kesehatan keuangan negara. Ia menegaskan kredibilitas APBN menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan publik dan pelaku pasar.

Suahasil mengatakan dirinya mendapat arahan langsung dari Presiden untuk menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara. APBN, kata dia, harus tetap menjadi instrumen yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga stabilitas nasional.

“Arahan khusus dari Bapak Presiden adalah untuk menjaga keuangan negara. Artinya menjaga kesehatan dan menjaga kredibilitas dari keuangan negara tersebut,” katanya.

Ia menambahkan Kementerian Keuangan akan melanjutkan pengelolaan APBN yang selama ini telah berjalan. Menurutnya, pergantian kepemimpinan di Kementerian Keuangan merupakan bagian dari keberlanjutan kebijakan yang sudah ada.

“Menurut saya ini bukan perubahan. Ini adalah kelanjutan saja, bukan perubahan,” ujarnya.

Suahasil juga memastikan APBN akan terus diarahkan untuk mendukung program kerja prioritas pemerintah. Ia menegaskan seluruh jajaran Kementerian Keuangan akan bekerja menjaga keuangan negara agar tetap sehat.

“Prioritasnya adalah menjalankan APBN yang kredibel. Jadi saya akan terus menjalankan APBN yang dapat dipercaya, memastikan apa yang dilakukan melalui APBN mendukung program prioritas pemerintah,” ucap Suahasil.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....